Minggu, 09 Juni 2013

FF YULWON | LOVE FROM LIBRARY [ONESHOOT]

Catatan Author : Anneyong Chingu…Hehe :D liburan ini aku ngeposting ff yulwon nya cepet ya ?
Oh…Ya iya lah….kan habis UAS ? Ya kan ? Hehe :D ff yulwon ini aku lumayan suka :) 
Kalo ff yulwon yang paling aku sukai ya yang "Dating With You" itu dulu lohh….


Happy Reading Chingu…. Sorry kalo banyak Typonya ...Gumawo ^^~

Title  : Love From Library
Author : Sofia Amalia
Genre  : Romance, Comedy(dikit), Friendly, and Sad
Rating : PG 14-17
Type   : ONESHOOT
Cast :

•> Main Cast :…
   1.) Kwon Yuri
   2.) Choi Siwon
   3.) Hwang Min Young (Tiffany)
   4.) Kim Yesung

•> Other Cast :…
   1.) Seo Joo Hyun (Seohyun)
   2.) Im Yoon Ah (YoonA)
   3.) Jung Shin Ah (Kepala Sekolah)
   4.) Choi Anna
   5.) Cho Kyuhyun
  


~Cerita berawal dari~




     Tiga orang sahabat sedang berjalan - jalan di lorong perpustakaan.Mereka adalah Yuri, YoonA, dan Seohyun.Mereka bertiga terkenal pintar di sekolah cantik juga (#Yaeyalahh gimana sihh ??? :/ )

     "Oh ya Yul ! kemarin aku bawa buku Biologi Kyuhyun Oppa….Kamu mau baca ?".
Seohyun memamerkan buku curiannya dari Kyuhyun kemarin pas belajar bersama.Yuri dan YoonA langsung tertarik dengan buku itu.Ketika mereka bertiga membukanya….Taraaaa…….

     "Apa ??? teknik main game ? Hah ???".
Ucap Ketiganya bersamaan saat membaca judul bacaan yang ada di buku itu.

     "Tapi ini covernya kan Buku Biologi ? kenapa kok isinya Game ya ?".
Tukas Seohyun sambil membuka lembaran - lembaran dibelakangnya.Yuri dan YoonA mencibir.

     "Hey Seo ! kau kan tahu kalau namjachingumu itu suka main Game ?".
Sahut Yuri dengan tawanya.YoonA menyetujui ucapan Yuri tadi.Seohyun hanya cemberut dan melemparkan buku itu ke tong sampah.Sedangkan YoonA dan Yuri malah menertawai tingkah Seohyun tadi.

     Kyuhyun sedang kebingungan.Mana buku petunjuk cara main Game nya ? Pikirnya saat ini.Ia bolak - balik mengobrak - abrik tasnya mencari bukunya itu.Akhirnya ia kesal dan duduk di kursinya dengan lemah.Tiba - tiba terlintas pikiran tentang Seohyun yang kemarin belajar di rumahnya.Apa dia membawa bukunya itu ? pikirnya kembali.Kyuhyun segera mencari yeojachingunya.

     "Ini dia ! Seohyun kamu tahu buku biologiku ?".
Kyuhyun berbohong.Seohyun mengarahkan telunjukknya ke arah tong sampah di sampingnya.Kyuhyun terkaget saat ia melihat bukunya yang tergeletak bercampur sampah.Ia segera mengambil buku kesayangannya itu.

     "Ya ampuun….cHO Kyuhyun bohong lagi…….".
Ucap YoonA dan Yuri secara bersamaan.Seohyun hanya menghela nafas panjang kemudian tersenyum manis pada Kyuhyun yang dari tadi berdiri di depannya.Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tak gatal itu.

     "Hehe….Aku membuat buku biologi sendiri.Mian kalo gituh".
Ucap Kyuhyun dengan nada rendahnya.Seohyun hanya tersenyum.Tiba - tiba ada seseorang namja yang berjalan ke arah lorong perpustakaan ini.Yuri, YoonA, Seohyun, dan Kyuhyun langsung bersembunyi karena yang mereka lihat itu seorang namja yang tak biasa melainkan pujaan para yeoja di sekolah ini.Mereka berempat mengintip di balik rak - rak buku yang tertata rapi.

     "Omonaaa….Dia tampan sekali Yoong….".
Suara Yuri bergetar karena ia sangat gugup melihat namja itu.YoonA mengangguk mengerti.

     "Dia sedang apa ?".
Ucap Kyuhyun dengan nada suaranya yang agak keras.Seohyun langsung membungkam mulut Kyuhyun dengan telapak tangannya karena merasa namja itu menoleh ke arah persembunyian mereka berempat.

     "Hey ? siapa ?".
Ucap namja itu dengan suara lantangnya.Tiba - tiba YoonA tak sengaja mendorong Yuri ke depan dan….Ya ! Yuri ketahuan oleh namja itu.Yuri terjatuh di lantai karena ia terdorong oleh YoonA tadi.YoonA, Seo, dan Kyu langsung melarikan diri ke luar perpustakaan itu.

     "Kamu tak apa - apa ?".
Tanya Namja itu dengan senyumnya yang manis.

     "Ne, aku tidak apa - apa".
Ucap Yuri pelan tetapi masih bisa didengar namja itu dengan jelas.

     "Ayo".
Namja itu mengulurkan tangan kanannya pada Yuri.Muka Yuri langsung merah padam karena malu.Yuri mengangguk dan membalas uluran tangan namja itu.Sekarang Yuri berdiri betapa gugupnya.Ia tak pernah melihat namja se tampan dia.

     "Gumawo….".
Ucap Yuri dengan menundukkan kepalanya.Namja itu lagi - lagi tersenyum pada Yuri.

     "Ne, No Problem".
Ucap namja itu dengan tenangnya.Yuri menunduk malu.

     "Namamu siapa ?".
Tanya namja itu.

     "Hm…Kwon Yuri imnida.And you ?".
Jawab Yuri dengan aegyonya.Namja itu tertawa dengan tingkah Yuri.

     "Haha Kau sangat lucu.Hm….Choi Siwon imnida".
Ucap Namja yang bernama Choi Siwon itu.Yuri mengangguk mengerti.

***

     "Yoong…Dia sudah berkenalan denganku…….Ah ya sekarang aku mau ke kantin bersamanya….Bye…".
Teriak Yuri dari kejauhan.Seohyun dan YoonA geleng - geleng kepala.

     "Dia berubah".
Gumam YoonA pelan pada Seohyun.Seohyun mengangguk menyetujuinya.Sekarang Yuri berubah menjadi pribadi yang lebih terbuka dan ceria sejak bertemu dengan namja itu.YoonA dan Seohyun mendukung Yuri untuk menyukai namja itu(Choi Siwon).

***

     Yuri berjalan ke arah kantin sekolah.Ia melihat seorang namja yang di kelilingi yeoja  - yeoja.Sepertinya namja itu nampak sangat terganggu dan tersiksa.Yuri segera berlari ke arah namja itu.

     "Siwon-ssi ".
Panggil Yuri dengan setengah berteriak.Siwon menoleh ke arah Yuri dan menyela gerombolan yeoja-yeoja sekitar Siwon.Yuri tersenyum ke arah Siwon.

     "Yuri-ssi".
Sapa Siwon dengan senyum manisnya.

     "Wahh….Ternyata kau banyak penggemarnya ya ?".
Goda Yuri pada Siwon.

     "Oh ya ! apa kau tidak membaca di perpustakaan ?sebentar lagi kan ujian sekolah SMU ? jadi……".
Ucapan Yuri terpotong oleh Siwon.

     "Jadi kita harus belajar dengan rajin? itu maksudmu ?".
Jawab Siwon dengan senyumnya yang cemerlang.Yuri mengangguk cepat.Siwon sangat suka dengan tingkah Yuri.Baginya Yuri seperti boneka yang bisa membuatnya senang dan terhibur.

     "Ayo".
Siwon menggandeng  tangan Yuri ke arah perpustakaan.Seohyun melihat Yuri bersama seorang namja kemarin Yapp ! dia adalah Choi Siwon.

     "Yoong ! Yoong ! lihat Yuri !!!".
Seohyun mengguncang - guncang tubuh YoonA.

     "Hah ? ada apa Eonni ?".
Jawab YoonA.Seohyun mengarahkan telunjuknya ke arah Yuri dengan namja itu.Mata YoonA langsung melebar tak percaya.

     "Mwo ? Yuri bersama namja kemarin itu ? Ah ini mimpi !".
YoonA tidak percaya kalau Yuri bisa juga mendapatkan namja itu.

***

     Yuri  dan Siwon duduk di kursi yang disediakan  perpustakaan sekolah.Yuri berdiri lagi dan berjalan melihat isi rak - rak buku pepustakaan.Yuri mengambil satu buku yang dari tadi ia cari - cari.

     Siwon juga sama seperti Yuri dia sedang mencari buku yang hendak ia baca.

#Brak

     Yuri tiba-tiba menabrak Siwon yang sedang berdiri di depan rak buku.

     "Ah maaf aku tadi hanya terfokus pada bacaan buku ini….".
Yuri meminta maaf karena ia tadi tak sengaja menabrak Siwon saat ia sedang membaca buku saat berjalan ke arah kursinya lagi.Siwon memaklumi hal yang terjadi tadi.

     Siwon membaca bukunya dengan serius tetapi santai.Yuri mengintip dari balik buku yang dibacanya.

     "Omonaaa aku cinta dia…".
Ucap Yuri dalam hatinya.Saat membaca dia sangat tampan apalagi saat dia tersenyum ? benar-benar perfect man.

~Krriingg~Kriing~

     Suara bel istirahat berakhir berdering juga.Yuri terlonjak kaget saat mendengarnya.Siwon berdiri dari tempat duduknya dan meninggalkan Yuri sendirian tanpa seulas senyum.Apa yang membuat Siwon berubah drastis begini ya ? pikir Yuri saat ini.Yuri berjalan ke arah bangku nya dan duduk dengan cemberut sambil membaca bukunya.Akhirnya guru musik datang juga ke  kelas Yuri.Yuri menghela nafas panjang.Pasti hari ini ia disuruh menyanyi lagi.

     "Arghh ! guru ini lagi ! aku kan pengen  dance ! bukan nyanyi !".
Gumam Yuri pelan.Sementara yang ada di samping Yuri sedang duduk manis mendengarkan pelajaran seni musik ini.Yaitu Seohyun.

     "Coba, Kwon Yuri.Kamu menyanyikan satu lagu untuk seseorang yang kamu sukai.Ayo maju !".
Perintah guru itu dengan nada bijaksananya.Yuri menghela nafas panjang dan berdiri di depan papan tulis putih dengan wajah bosannya.Tiba-tiba ia melihat seorang namja yang duduk di bangku belakbg sedang menunggu ia melantunkan lagu nya.Kaki Yurilangsung lemas dan tak bertenaga.Ia tiba-tiba pingsan di lantai karena melihat namja itu.

     "Ah dia kenapa ??? aneh ?".
Ucap namja yang tadi dilihat Yuri.Namja itu berlari ke depan berusaha menolong Yuri yang sedang pingsan.Teman Yuri panik.Kenpa Yuri bisa pingsan ya ?

     "Yul ? kamu tak apa ? hey Yuri !".
Ucap Seohyun sambil mengguncang-gucang badan Yuri.Yuri masih saja terlelap dalam ketidak sadarannya saat ini.Apalagi guru musiknya malah tambah panik.Beliau malah menelpon Ambulans(Ih rempong amet sih ?).Akhirnya namja yang duduk di belakang tadi turun tangan.Ia menggendong Yuri ke arah UKS.Seohyun mengejar namja itu yang berani-beraninya membawa Yuri kabur dari kelas.

     "Hey ! tunggu!!!! kau siapa !!! berani-beraninya kau membawa Yuri kabur ! heyy tunggu !!!!".
Teriak Seohyun saat ia mengejar namja itu.

     Siwon sedang duduk di pinggir kolam memegang kalung yang diberikan mantan yeojachingunya dulu.Tak disangka-sangka Siwon menangis sambil mencoba memutuskan kalung itu.Ia sangat membutuhkan cinta saat ini.Hidupnya begitu kosong tanpa ada seseorang.

     "Heyy !!! tunggu !!!!!!!".
Teriak Seohyun saat mengejar-ngejar namja itu.Siwon melihat namja yang dikejar Seohyun itu sedang menggendong seorang yeoja yang dikenalnya(Yuri).Siwon segera berlari menyusul Seohyun yang lebih dulu mengejar namja tadi.

     Seohyun berhenti kecapean karena sudah mengejar namja itu tadi.Ia merasakan bahwa ada yang membututinya dari tadi.Seohyun menoleh ke belakng dan ternyata Siwon yang membuntutinya dari tadi.Seohyun berpesan agar Siwon mengejar namja yang telah membawa Yuri ke UKS dan menyeledikinya.Siwon patuh dan berjalan ke arah UKS.Ia mendobrak pintu UKS yang tertutup rapat karena dikunci dari dalam.

#GUBRAKK

     Akhirnya pintunya mau juga dibuka.Siwon mendapati seorang yang akan :* Yuri (gak bisa jelaskan kata-katanya pada chinguu) (Ini masih "AKAN" lohh bukan yang sudah gini :*  .... jijik yekk).

Siwon berlari ke arah orang itu dan menghantam wajahnya dengan sekali pukulan.Namja itu terjatuh di lantai dan meringis kesakitan saat Siwon memukulnya tadi.

     "Hey ! kau siapa ? berani-beraninya kau mendekati temanku ini hah ?".
Geram Siwon dengan sekali lagi pukulan yang ia berikan pada namja sialan ini.Yuri tersadar dari pingsannya.Ia melihat dua namja di depannya sedang berkelahi.Yuri menjerit keras dan membuat dua namja itu menoleh padanya.

     "Siwon !!! jangan pukul dia !!!".
Yuri berlari ke arah Siwon dan mencegahnya untuk memukul namja itu.Siwon berusaha memberontak dari Yuri.

     "Wae ? dia akan :* mu ! kenapa kau membela namja bodoh ini ?".
Siwon membentak Yuri keras.Namja itu tertawa dan menarik tangan Yuri ke sampingnya.

     "Lihat ? dia mencegah kau untuk memukul ku ! apa yang akan kau lakukan ? apa kau tidak tahu kalau aku adalah anak pemilik sekolah ini ? berani-beraninya kau memukulku ? awas kau !".
Ucap namja itu sambil berlari ke luar.Yuri terdiam dan sebentar menatap Siwon.
Siwon bingung apa yang dilakukan Yuri saat ini.Siwon keluar UKS dan menuju ke arah kolam.Ia duduk menyendiri sambil memegang kepalnya dengan kedua tangannya.Yuri menghampirinya penasaran apa yang sedang dipikirkan Siwon saat ini.

     "Siwon-ssi ? kamu sedang apa ?".
Tanya Yuri sambil duduk di bibir kolam dengan Siwon.Siwon menggeleng dan menatap langit yang cerah.
Yuri kembali bertanya pada Siwon.

     "kenapa kau tidak ikut pelajaran sekarang ?".
Tanya Yuri kemudian.Siwon kembali menunduk sedih.Yuri semakin bingung dengan tingkah Siwon saat ini.

     "Baiklah, kalau kau tidak mau menjawabnya.Aku pergi ke kelas lagi ya.Sampai jumpa nanti pulang".
Ucap Yuri seraya berdiri meninggalkan Siwon.Siwon berubah pikiran, tiba-tiba ia meraih tangan Yuri dan kembali menyuruh Yuri untuk duduk di sampingnya.

     "Don't leave me !".
Ucap Siwon dengan sedikit berteriak.Yuri menyadari Siwon memegang tangannya.Ia menoleh ke belakang dan melihat wajah Siwon yang saat ini sepertinya lagi galau abis ! hehe

     "Wae ? dari tadi kau hanya diam sepeti patung !".
Ucap Yuri kesal dan duduk kembali di sisi Siwon.

     "Aku…mau mengucapkan sesuatu padamu.Bolehkah ?".
Tanya Siwon dengan memegang kalung yang dibawanya dari tadi.Yuri melihat kalung itu dengan tatapan penasaran.

     "Kurasa aku mulai menyukaimu.Kau yeoja baik dan cantik.Apa bisa kita mulai dari titik nol mulai sekarang ?".
Ucap Siwon dengan mata nya yang berbinar-binar.Yuri terkaget saat Siwon mengucapkan itu tadi.

     "Tidak.aku akan pikirkan lebih lanjut.Tunggulah sampai aku maenyetujuinya.Oppa".
Ucap Yuri dengan memanggil nama Siwon menjadi panggilan "Oppa".Siwon tersenyum dan memperlihatkan kalung itu pada Yuri.

     "ini adalah kenangan masa lalu ku.aku ingin membuangnya jauh-jauh dan menggantinya dengan dirimu".
Terang Siwon dengan senyumannya yang manis kayak gula wkwkwk.Yuri mengangguk mengerti dan mulai tersenyum pada Siwon.

***

     Yuri berjalan di antara bunga-bunga taman sekolahnya.ia sepertinya sedang berpikir keras untuk menjawab petanyaan Siwon tadi siang.Tiba-tiba ada suara kaki seseorang yang terdengar di telinganya.Yuri langsung menoleh ke belakang dan mendapati seorang namja tadi yang membuatnya pingsan. 

     "Kau mau apa ? pergilah ! kau sudah membuat keluargaku pecah ! kau lihat ! ibumu adalah wanita penggoda ! dia membawa kabur hati appa ! sehingga eomma sangat tersiksa sampai beliau menghembuskan nafas terakhirnya hanya gara-gara memikirkan appa yang sudah dibawa kabur oleh ibumu itu ! pergi !!!".
Yuri berteriak dan menendang namja yang tadi lohh(Yesung) sampai tersungkur di tanah.Yesung mengusap darahnya yang keluar dari sudut bibirnya.Ia menatap Yuri tajam.Yuri acuh dan berlari pergi dari hadapan orang yang ia benci itu.Yesung tersenyum sendiri.

     "Aku pasti akan membalas perbuatan mu ini ! lihat saja kau Kwon Yuri !!!".
Teriak Yesung dengan kerasnya.Yuri mendengar itu dari kejauhan dan tetap cuek lalu pergi sejauhnya.

***

     Seorang yeoja sedang turun dari mobil hitam mewahnya.Ia nampak asing dengan semuanya.Kenapa semua anak melihat ke arahnya ? padahal ia biasa saja.Memang penampilannya cetar membahana, tapi ini juga gayanya, ia hanya ingin tampil perfect di depan orang lain, bukan apa-apa.Yeoja itu berjalan ke arah ruang kepala sekolah SMU itu.

     "Hello, can you open this door please ?".
Teriak yeoja itu dari luar ruang kepala sekolah itu.Ada anak yang melihatnya dengan tatapan aneh.

     "Hey, kau anak baru ya ? kenapa dandananmu terlihat seperti mau ke peti mati ? lihat ! bedakmu tidak rata ! ih ! menjijikkan !".
Ejek beberapa anak yang lewat di samping yeoja itu.Yeoja itu buru-buru mengambil kaca dari mini bag nya.ia melihat wajahnya yang sangat menjijikkan itu, memang benar, bedak yang ada di wajahnya tidak rata.Sangat memalukan baginya.

     "Aaaaaa !!!!! so fear !!!!".
Teriak yeoja itu sambil mengusap bedaknya yang tidak rata di wajahnya.

# 10 Menit berlalu (lama amet ?)

     Yeoja itu masih saja membereskan dandanannya yang tadi berantakan.Tiba-tiba ada anak yang menanyainya.

     "Anneyong haseyo….ada yang bisa saya bantu ? sepertinya Anda ingin memanggil kepala sekolah ya ?".
Ucap yeoja yang bernama Kwon Yuri.Yeoja itu mendongak ke atas dan menutup kacanya.

     "What is the your name ? Ehm…can you speak Korean ?".
Tanya yeoja itu.Yuri menangguk mengerti.

     "Noona, kamu tidak usah berbicara bahasa Inggris….disini semuanya juga bisa berbahasa Korea.Memangnya yang Noona pikirkan noona ada di Amerika apa ?".
Ucap Yuri dengan lantangnya.Yeoja itu tersipu malu atas jawaban Yuri.

     "Baiklah….perkenalkan, Hwang Min Young imnida.Hmm….bisa kau panggil Tiffany.Itu nama panggilanku di Amerika, kalau namamu ?".
Jawab yeoja yang bernama Tiffany itu dengan senyumannya yang manis.Yuri tersenyum dan menundukkan kepalanya.

     "Kwon Yuri imnida".
Ucap Yuri singkat.

     "Kenapa kau tidak mengetuk pintunya saja ? kan nanti kepala sekolahnya akan keluar dari ruangannya ?".
Tukas Yuri dengan nada bijaksananya.Tiffany meringis takut karena ia ingin kulitnya tidak tersentuh benda-benda yang bukan miliknya.Yuri mmenghela nafas panjang.

     "Aku takut ! biasanya kalau di Amerika dulu ada speaker khusus untuk memanggil seseorang.Pasti kaca pintu itu ada kumannya ! aku tidak mau menyentuhnya ! menjijikkan sekali !".
Ucap Tiffany dengan agak-agak merinding badannya.Yuri menghela nafas panjang dan segera mengetuk pintu itu.Keluarlah sang kepala sekolah.Kepala sekolah itu mempersilahkan Tiffany masuk.

     "Duduklah".
Tukas wanita paruh baya itu yang bernama Jung Shin Ah (Perempuan ya..).Tiffany tidak mau duduk.Ia membayangkan bahwa tempat duduk itu ada banyak kumannya yang mau menggerogoti.Menakutkan baginya.Yuri memutar bola matanya dan keluar dari ruang kepala sekolah itu.Ia mengambil kursi di ruang guru dan segera membawanya ke ruang kepala sekolah.

     "Kenapa kau tidak mau duduk ?".
Ucap sang kepala sekolah dengan sedikit kesal gara-gara tingkah murid baru nya kali ini.Tiffany tetap berdiri dengan melipat kedua tangannya seakan-akan sekolah ini miliknya.Ia berjalan melihat-lihat benda-benda yang cukup unik baginya.Kepala sekolah itu mulai kesal oleh tingkah anak ini.

     "Hey ! berhentilah berputar-putar di ruangku ! duduk ! cepat !".
Geram kepala sekolah itu dengan memukul mejanya karena tidak tahan oleh tingkah anak itu.Tiffany berbalik badan dan mengeluarkan dompet pink.

     "Kau mau berapa hah ? 100 dolar ? aku akan membayar nya ! berapa hah ? 1000 dolar ? aku juga akan bayar !".
Tiffany menyodorkan ratusan dolar di atas meja kepala sekolah itu (Ih sombong amet ni anak ?).Kepala sekolah itu lama-lama geregetan.Yuri datang dengan membawa kursi yang masih baru dan meletakkannya di samping Tiffany.

     "Tiffany.Duduklah.Ehm….Maafkan teman saya Bu.Saya tidak bermaksud untuk membuat Anda jengkel.Sekali lagi saya minta maaf".
Yuri menundukkan kepalanya berulang kali pada kepala sekolah itu.Tiffany tetap saja berdiri mematung (Omonaaa….Gengsi amet ni anak sihhh !!!! author juga geregetan buat ff nya !).

     "Kau yakin kursi ini bersih dari kuman ? aku tak yakin !".
Ucap Tiffany dengan sombongnya.Yuri tetap sabar dan mengeluarkan sapu tangannya dan meletakkannya di atas kursi itu.Tiffany menyeringai senang.

     "Sudah duduk lah".
Ucap Yuri tegas.Tiffany mengangguk dan duduk.Kepala sekoah itu mulai berbicara pada Tiffany calon murid barunya.

     "Jadi, kau mau mendaftar di sekolah ini ?".
Ucap kepala sekolah itu.Tiffany mengangguk.Kepala sekolah itu menyerahkan selembar kertas pernyataan dan menyuruh Tiffany untuk menandatanganinya.Kepala sekolah itu mengeluarkan bolpoint dari saku jasnya.Tiffany menolak dan mengeluarkan bolpiont nya dari mini bag nya.Yuri tercengang saat melihat bolpoint itu yang gemerlapan.Sepertinya bolpoint itu berlapis dengan emas dan berlian.
Tiffany menyerahkan kembali lembaran itu pada kepala sekolah setelah menandatanganinya.

     "Bolpoint ini terbuat dari tinta pilihan dari Amerika dan Perancis, lalu dilapisi dengan emas 99% dan batu safir dari Australia.Kau mau ? ini tidak berguna ! aku akan memesan yang baru".
Ucap Tiffany dengan sombong.Yuri masih tak percaya dengan semua ucapan Tiffany.Kepala sekolah itu tetap menolak pemberian Tiffany.

     "Tidak usah".
Cetus kepala sekolah.Tiffany tersenyum meremehkan pada kepala sekolah itu.

     "Miskin !".
Tiffany meninggalkan kepala sekolah itu dengan Yuri yang berdiri di samping kepala sekolah itu.
Saat pintunya tertutup Kepala sekolah itu berteriak keras meluapkan kekesalannya.Yuri terdiam.

     "Argghhh !!!!! siapa dia ? berani-beraninya dia membuatku marah !?".
Teriak Jung Shin Ah selaku kepala sekolah itu.Yuri kembali meminta maaf pada kepala sekolahnya.

     "Mianhae Bu…….Memang dia sangat sombong dan menjengkelkan".
Ucap Yuri sambil menundukkan kepalanya.Kepala sekolah itu menyuruh Yuri keluar dari ruangnya untuk meredam kemarahannya saat ini.

***

     Tiffany lewat d antara siswa siswi lainnya.Mata-mata mereka melihat Tiffany dengan tatapan benci bercampur mengejek sepertinya.
     "Dia sombong sekali ya ?".
Ucap salah satu Siswi dengan muka cueknya.Sedangkan Yuri mengekor di belakang mengikuti Tiffany pergi.

     "Yuri ! mana kelasku ?".
Ucap Tiffany dengan nada sok nya !.Yuri pasrah dan menunjukkan kelas XII G .Tiffany memandangi seluruh sudut ruangan itu.Tertata rapi bersih dan putih.Yuri menyuruh Tiffany untuk cepat masuk ke ruang kelasnya karena sebentar lagi jam pelajaran dimulai.

     "Cepatlah masuk Hwang Min Young ! jam pelajaran akan segera dimulai !".
Perintah Yuri dengan menyebutkan nama lengkap Tiffany.Semua memperhatikan Tiffany saat ia akan duduk di kursi.Tiffany menyangka bahwa semua memperhatikannya karena kagum.Tiba-tiba Tiffany memanggil Yuri lagi.

     "Yuri ! kemarilahh !!!".
Teriak Tiffany dari dalam kelas.Yuri menghela nafas panjang dan mengambil selembar sapu tangan dari sakunya.Tiffany tersenyum saat Yuri datang kembali ke ruang kelas barunya.

     "Ada apa ?".
Ucap Yuri dengan nada sedikit emosi.Tiffany menadahkan telapak tangan kanannya.Yuri tersenyum miris apa yang dilakukan teman barunya ini.

     "Mana ?".
Tiffany membuat "Eye Smile".Itu membuat Yuri merasa tak tahan melihatnya.Ia menaruh sapu tangannya di tangan Tiffany dengan kesal.

     "Sudah ! aku pergi dulu ! Bye ! Hwang Min Young !".
Yuri berlari ke arah kelasnya (XII B) Memang agak jauh.Tiffany sedang menaruh sapu tangan itu di atas tempat duduknya, semua anak memperhatikannya dengan aneh.Apa yang dilakukannya saat ini ? sok sok an  banget ! pikir siswi yang ada di samping bangku Tiffany.

     Tiffany duduk.Ia menoleh ke kiri dan mendapati seorang yeoja yang memperhatikannya dari tadi.

     "Aku cantik ya ? Oh pastinya donk…. namamu bebek buruk rupa ya ? kenapa tatapan matamu seperti bebek yang akan mati ? iihhh !!!". (Nih anakk!!!! bikin Author banting laptop ! sok cantik ! sok imut ! padahal yang imut YoonA bukan Tiff Tiff ini ! dasar ! Huhhh sabar….Sabar….Sof…….).
Ucap Tiffany dengan ketus.Siswi itu sangat marah sebenarnya mendengar ucapan murid baru itu.Rasanya kepalanya ingin ia pecah dengan batu bata.

     "Namaku Im Yoon Ah, aku teman Yuri".
Ucap siswi itu dengan nada nya yang terdengar mau pecah di telinga Tiffany hanya gara-gara ia di ejek olehnya tadi.Tiffany mengangguk mengerti dan bersikap sok cantik di depan anak lainnya.

***

~Kriingg~Kriingg~

     Bel istirahat berbunyi cukup keras.Yuri dan Seohyun sedang bercakap-cakap di bangku taman.Tiba-tiba YoonA berlari dan duduk di samping Yuri.

     "Ada apa sihh Yoong….Mengagetkan saja kau !".
Seohyun mengerutkan keningnya.Yuri menyetujui pernyataan Seohyun tadi.

     "Haduuhhh !!!! aku pusing banget punya teman kayak gituhh !!!".
YoonA mengacak-acak rambutnya sendiri karena kesal.Yuri dan Seohyun melongo saja mendengar pernyataan YoonA tadi.

     "Hey ! kenapa melongo aja ?".
YoonA menyadarkan lamunan Seo dan Yul.

     "Wae Yoong……".
Yuri merangkul lengan Seo.Seohyun mengangguk.

     "Kalian tau ! siapa murid baru di sekolah kita yang penampilannya itu cetarrr membahana ??? siapa ? siapa tebak ?".
Ucap YoonA dengan nada tingginya.Yuri tahu dia.Yapp Tiffany.

     "Tiffany kan ?".
Jwab Yuri kemudian.Seohyun hanya memanggut-manggut mengerti dan tiba-tiba melihat sesosok namja yang berjalan ke arah ketiganya.

     "Yul Yul ! siapa dia ?".
Tanya Seohyun menguncang-guncang badan Yuri.Yuri menoleh ke arah namja itu.Ia terkejut ternyata Siwon.

     "Kwon Yuri, Aku disuruh kepala sekolah untuk memanggilmu ke ruang nya".
Terang Siwon dengan senyum manisnya.Yuri mengerti dan mengekor di belakang Siwon menuju ruang kepala sekolah.

     Saat berjalan mereka terlihat sangat serasi.Bagai malaikat yang sedang turun ke bumi.Siwon memang namja yang perfect, dan Yuri juga yeoja yang cantik dan baik hati.Mereka berdua sering sekali menghabiskan waktu istirahat untuk membaca buku bersama di perpustakaan.Siwon masih menunggu jawaban Yuri dulu.Ia berfikir pasti Yuri tidak akan menerimanya.Ia hanya pasrah.

     "Hm…aku masuk dulu ya Siwon-ssi".
Ucap Yuri dengan melambaikan tangannya ke arah Siwon.Kemudian Yuri berlari ke dalam ruang kepala sekolah.

     Siwon sedang duduk di luar ruang kepala sekolah, ia ingin menunggu Yuri kembali.Ia tak akan pergi jika Yuri belum mengizinkannya pergi.

~Tiing~Tiing~ Suara pintu itu terbuka.Siwon mendapati Yuri yang sedang tersenyum bahagia ke arahnya.Apa yang sedang terjadi padanya ? Batin Siwon dalam hatinya.Yuri duduk di samping Siwon sambil memeluk sebuah kertas laporan dengan air mata yang mengalir dari pipi halusnya.Siwon terkaget saat Yuri menangis.

     "Yuri ? gwenchana ? kenapa kau menangis ?".
Tanya Siwon khawatir pada Yuri.Yuri menghapus air matanya dan membuka isi laporan yang ada di kertas itu.

     "Siwon….Kau lihat ini, aku mendapat BeaSiswa ! Aku bahagia…….".
Seru Yuri seraya memeluk Siwon karena refleks dengan keadaannya yang saat ini sangat bahagia.Siwon tersenyum.
Yuri melepaskan pelukannya.Ia masih tersenyum pada Siwon karena bahagia.

     "Congratulation….My Yuri".
Siwon mengucapkan selamat pada Yuri atas kemenangan nya yang sudah dicita-cita kannya dari dulu.Yuri mengangguk menggandeng tangan Siwon ke arah kelas.

***

     Siwon dan Yuri sedang berjalan kaki pulang bersama.Tetap saja Yuri tidak tenang, ia tetap akan memikirkan jawabannya untuk Siwon.Yuri takut kalau Siwon akan menagih jawabannya dulu.Apa yang harus ia lakukan ?.
Jantung Yuri berdegup kencang saat menatap Siwon.Ia sekarang mulai bisa menyukai Siwon walau ia dulu pernah dikejar mati-matian oleh Yesung.Yuri sudah menghapus masa lalunya yang suram bersama Yesung dulu, hidupnya hancur ketika Yesung ada di otaknya.Tetapi sekarang ada seseorang yang mampu membuat hidup Yuri menjadi berwarna, orang itu adalah Choi Siwon.Teman sekaligus orang yang ia sukai saat ini.

     "Siwon….Aku…".
Ucap Yuri gugup.pipinya terlihat seperti sudah di blush.Pipinya terlihat merah karena malu.

     "Ada apa ?".
Jawab Siwon dengan tenangnya.Yuri kembali berkata.

     "Aku ingin menjawab pernyataanmu dulu.Aku…mau menjadi yeojachingumu, Saranghae….Siwon oppa…….".
Ucap Yuri dengan senyumannya yang manis.Siwon tersenyum dan mencubit pipi Yuri yang imut itu.

     "Gumawo chagi….".
Siwon mencubit pipi Yuri.Yuri tertawa kecil dan menyeret Siwon pergi.

Di saat itu………. ada seorang namja yang sedang bersender di pohon.Dari tadi ia hanya menguping pembicaraan Siwon dengan Yuri.Rupanya namja itu Yesung.Ia sepertinya sedang meratapi kesedihannya saat ini.

     "Kenapa kau pergi Kwon Yuri ? aku hanya ingin kau kembali ke sisiku ! bukan ke namja itu ! Kenapa ? Hah ? Argghhhh!!!!".
Yesung memukul-mukul tangannya ke pohon sampai darah mengalir dari celah jari-jemarinya.Yesung sangat cemburu.Mengapa ini bisa terjadi padanya ? ia hanya ingin Yuri menghargai cintanya selama ini.

***

     Tiffany berjalan-jalan.Wajahnya tidak seperti anak SMU tetapi seperti ibu-ibu yang akan ke salon kecantikan.Ini memang kebiasaannya sejak usia 13 tahun silam ketika ibunya meninggal.Ia dan ibunya sangat menyukai dunia kecantikan.Tiffany mewarisi otak ibunya yang semua isinya make-up.Padahal ayahnya adalah pengusaha di Amerika yang otaknya luar biasa jeniusnya.Ayahnya sudah geregetan memiliki anak seperti Tiffany, makanya Tiffany dikirim ke Korea lagi.Bukannya Ayahnya tidak sayang padanya, tetapi beliau ingin menjadikan anak semata wayangnya menjadi seseorang yang berguna, mandiri, dan tidak sombong.

     "Salon ini besar sekali ! Hmm…pasti peralatannya lengkap ? Ah ya ! tinggal berapa uangku ? Oh My God !!! 1 dolar ? sedikit sekali !".
Tiffany menelpon seseorang yaitu ayahnya yang sekarang sedang ada di Canada, Amerika.
Tidak lama kemudian panggilan itu terjawab.

     "Hello, Tiffany, what's up ?".
Tanya orang yang ada di seberang benua sana.

     "Dad, I need 10.000 $.Can you send to me ?".
Tiffany sedikit berteriak tidak sopan pada ayahnya itu.

     "Hhh…Okay….Dad will send this money now.Good Night".
Ucap ayah Tiffany dengan pasrah sembari memencet tombol "transver" di ponselnya tersebut.

     "Yess ! Dad, thank you…….I Love You…….Bye….".
Tiffany menloncat-loncat senang dan berlari ke arah ATM sberang jalan sana.

     Tiffany memasukkan lembaran-lembaran uang itu ke tas kecilnya, ia berjalan ke luar ATM sambil menyunggingkan senyumannya karena senang.Tiba-tiba ia melihat sesosok namja yang pernah ia cintai dalam hidupnya.Tiffany menyusul langkah kaki namja itu yang berjalan ke arah toko bunga.

     "Choi Siwon !".
Panggil Tiffany saat namja itu masuk toko bunga.Terlambat, Siwon sudah masuk ke toko bunga itu dan berbicara pada penjualnya.Siwon memesan 1 bucket bunga mawar putih, entah mengapa ia membeli bunga mawar putih.Tiffany mengintip dari balik bunga-bunga ia melihat Siwon yang sudah tidak ada di toko itu.Tiffany celingak-celinguk ke kanan kiri.Ia tak melihat sosok namja itu lagi.Mungkin itu hanya bayangan nya saja.Tiffany berlari ke arah sisi kanan jalan dan menaiki Taxi yang baru berhenti 3 detik yang lalu.

***

     "Eomma, maafkan aku.Apa Eomma bahagia di sana ? sekarang Eomma tak perlu khawatir.Ada satu yeoja yang berada di sisiku saat ini.Namanya Yuri.Dia baik, pintar, dan tentu saja cantik seperti Eomma.Andai saja kalau Eomma masih ada di dunia, pasti Yuri akan menungguimu setiap hari.Mungkin Yuri akan sedikit mengabaikan perkataanku, tapi dia tetaplah yeoja baik dan pintar.Pasti dia akan bertanggung jawab".
Siwon bergumam sendiri.Yuri yang melihatnya menjadi tersenyum sambil merangkul lengan kanan Siwon.

     "Anneyong Ajhuma, aku adalah yeojachingunya Siwon.Semoga Anda bisa mendengarkan ucapan saya.Bagi saya, Siwon adalah anak yang perhatian dan baik.Aku sangat bahagia bersamanya".
Ucap Yuri kemudian sambil merebut bunga mawar putih yang dari tadi dipegang oleh Siwon.Siwon hanya menanggapinya dengan senyuman manisnya.Yuri meletakkan bunga itu di atas makam Eommanya Siwon dengan wajah sedihnya.Sebenarnya ia sangat ingin melihat Eommanya Siwon, kalau saja masih ada Eommanya Siwon, pasti ia akan menganggapnya sebagai Eommanya sendiri.Yuri memang sangat ingin mempunyai Eomma sejak kecil.Ia ditinggal mati oleh Eommanya pada usia 9 tahun.Betapa sedihnya dia.Lalu pada umur 18, ia juga ditinggal oleh Appanya gara-gara digoda Eommanya Yesung dulu.Ia tak mau mengulangi kejadian itu lagi.Ia hanya ingin hidup  bahagia bersama orang yang ia sayangi, ia ingin hidup bersama orang ia cintai, ia ingin hidup dengan orang yang bisa menjaganya, ia ingin hidup dengan orang yang bisa membahagiakan dirinya, UNTUK SELAMA-LAMANYA.

***

     Tiffany merenung menatap foto seorang namja yang pernah mencintainya tersebut.Ia benar-benar menyesal untuk memutuskan hubngannya dengan Siwon dulu.Mana mungkin ia bisa melupakan Siwon ? Tiffany sangat menyukai Siwon sejak Siwon sekolah SMP dulu di Canada.Tiffany membuka kotak yang berisi suatu benda yang tak dapat ia lupakan.
Lantunan nada-nada romantic classic terdengar di telinga Tiffany saat benda itu terbuka.Lagu yang di composseri oleh composser terkenal bernama "Beethoven"  membuat Tiffany hanyut dalam mimpinya.Yaitu yang berjudul "Fur Elise" .Siwon memberikan kotak musik itu pada Tiffany sejak mereka berdua mempunyai hubungan spesial selama 1 minggu (Pendek amet pacarannya ?).Tetapi setelah itu Siwon memutuskan hubungannya karena menganggap Tiffany sudah tak mepedulikannya lagi.Tiffany memang menjadikan seorang lelaki sebagai cadangan saja.Ia hanya membutuhkannya untuk melindunginya saja, kemudian membiarkan, membuangnya jauh-jauh.Tetapi….sekarang Tiffany baru menyaari apa arti cinta yang sebenarnya.Ia menyesal karena membuat hubungannya dengan Siwon hancur.Tiffany terlelap dalam tidurnya.Ia bermimpi bahwa Siwon ada di Korea sekarang.

     "Ikuti kupu-kupu ini dan temuilah Choi Siwon".
Ucap seseorang dalam mimpi itu.Tiffany terbangun dari tidurnya dan ketakutan setelah bermimpi itu.Ia melihat benda yang terbang ke arahnya.Benda itu bercahaya.Refleks, Tiffany mengikuti benda itu.Ia tak terasa lelah walaupun ia telah mengikuti arah kupu-kupu itu sampai jarak 2 kilometer (Hahh ? kaki besi tuh ?  O_o """).Akhirnya Kupu-kupu itu berhenti dan menghilang di sebuah makam.Tiffany tersadar, bisikan apa yang bisa membuatnya hilang kendali ? dan sekarang ia sedang berada di makam.Tiffany melihat dua orang yang sedang bergandengan tangan berjalan ke gerbang makam sambil saling tersenyum.

     "CHOI SIWON !!!! SARANGHAE !!!".
Teriak Tiffany dari kejauhan.Siwon menoleh ke arah yeoja yang tadi memanggilnya, Yuri juga ikut menoleh ke yeoja itu.
Tiffany berlari ke arah Siwon dan memeluknya erat sambil menangis karena rindu.

     "Saranghae….".
Ucap Tiffany.Siwon melepaskan pelukan Tiffany dengan paksa.Sementara itu yang ada di samping Siwon sedang cemburu.Rupanya Yuri sepertinya ingin menangis.Matanya terlihat berkaca-kaca.

     "Oh Yuri ? kau sedang apa bersama Siwon oppa di sini ?".
Sapa Tiffany dengan nada sombongnya.Yuri berlari ke arah mobilnya dan menyetir sendiri tanpa Siwon.Tiffany menertawakan tingkah Yuri tadi.

     "Kenapa kau ada di sini ? dasar pengecut ! mana 100.000 dolarku hah ? sudah berapa kau berhutang padaku ?".
Geram Siwon pada Tiffany.

     "Chagi…kenapa kau berubah 100% ? aku menginginkan dirimu yang bisa melindungiku.Ayolah tinggalkan saja Yuri itu….Cobalah tinggalkan Yuri.Jangan pikirkan dia.Dia hanya perempuan yang ingin menguras uangmu saja".
Goda Tiffany pada Siwon.Siwon mengacuhkannya dan meninggalkan Tiffany sendirian di pintu gerbang makam.Tiffany berdecak kesal karena usahanya tak berhasil.Ia ingin mendapatkan Siwon

***

     Berkali-kali Siwon mencoba mengubungi nomor Yuri , tetapi tidak bisa.Ia lama-lama kesal gara-gara tingkah yeoja sialan tadi(Tiffany).Akhirnya ia pasrah dalam keadaan saat ini.Diacuhkan oleh Yuri.Di sekolah mereka berdua juga begitu.Sama-sama cuek.Sebenarnya Siwonnya tidak cuek, hanya Yurinya saja yang cuek sekali.Ini adalah kesempatan baik untuk Yesung.Ia merencanakann suatu rencana licik untuk merebut Yuri ke sisinya lagi.Yesung menemui Yuri di taman kota sepualng sekolah.Yesung mendapati Yuri yang sedang menangis tersedu-sedu di kursi taman.

     "Lupakan saja dia da kembalilah ke sisiku Kwon Yuri".
Ucap Yesung pada Yuri.Yuri menoleh ke belakang dan melihat Yesung yang sedang berdiri.Yuri tidak yakin atas ucapan Yesung tadi.Ia memalingkan wajahnya.

     "Pergilah ! aku tak mau melihat wajahmu !".
Ucap Yuri dengan nada datarnya pada Yesung.Yesung terlonjak kaget dengan ucapan Yuri.Ia menggenggam tangan Yuri untuk meyakinkannya.

     "Yuri, kau adalah satu-satunya dalam hidupku.Kau adalah yeoja yang baik dan cantik.Tolong trimalah aku kembali".
Yesung memohon sekali lagi pada Yuri.Sepasang mata Yuri tak berpaling dari wajah Yesung.Ia tak mempedulikan apa yang dikatakan Yesung saat ini.

#Plaakk……. tamparan yeoja jatuh pada pipi Yesung.Ternyata Yuri menampar Yesung.Ia tak percaya dengan Yesung.

     "K-kau ? kenapa kau menamparku ?".
Yesung memegang pipinya yang kesakitan karena ditampar Yuri tadi.

     "Aku tak akan terbujuk rayuan mautmu ! I DON'T CARE !".
Bentak Yuri pada Yesung dengan air matanya yang turun.Yuri beranjak dari duduknya dan pergi dari hadapan Yesung dengan air mata yang tetap turun dari mata indahnya.

***

     Tiffany sedang bersama Siwon di pantai.Siwon ingin mengungkapkan sesuatu pada Tiffany.

     "Kau mengajakku ke pantai ? ini sangat romantis oppa".
Tiffany berlari-larian ke arah tepi pantai dengan riang.Siwon hanya diam membisu.Kemudian Siwon mengajak Tiffany untuk duduk di pasir pantai.Tiffany tetap tersenyum riang.Ia masih belum tahu tentang hubungan Siwon dan Yuri kalau sebenarnya Siwon dan Yuri itu sudah berpacaran 1 minggu yang lalu.

     "Ada apa Oppa ? kenapa kau mengajakku ke mari ?".
Tanya Tiffany dengan aegyonya.Siwon menatap air pantai cukup lama sehingga tidak menghiraukan ucapan Tiffany tadi.Tiffany melambai-lambai telapak tangannya di hadapan Siwon.Akhirnya Siwon tersadar dari lamunannya.

     "Mian, aku tadi melamun".
Ucap Siwon sembari tersenyum.Tiffany hanya mengangguk dan lagi-lagi tersenyum pada Siwon.

     "Hm….maksudku ingin mengajakmu kemari adalah untuk mengungkapkan sesuatu padamu".
Tiffany langsung kegeeran.Tiffany berpkiran 'Wahh….pasti Siwon Oppa akan menyatakan cintanya padaku' batin Tiffany dalam hatinya.Tiffany cepat-cepat memasang senyumnya.

     "Aku ingin menjelaskan tentang Yuri".
Ucap Siwon kemudian.Tiffany menggerutu kesal.

     "Kenapa tentang yeoja itu ? kalau membicarakanku kan lebih baik !".
Omel Tiffany dengan kesalnya.Siwon melanjutkan bicaranya.

     "Tolonglah dengarkan aku ! aku ingin menjelaskan bahwa aku dan Yuri sekarang bukan teman lagi.Tetapi aku dan Yuri sekarang sudah berpacaran.Kau mengerti ? Jadi jangan membuat hati Yuri hancur.Kau tahu ? saat kau memelukku di makam dulu Yuri sangat cemburu dan sakit hati.Sebesar apapun kau mencintaiku kalau aku tak membalasnya maka kau tak akan mendapatkan cintaku.Mianhae kalau aku baru mengkatakan ini yang sejujurnya".
Ucap Siwon dengan tatapan kosongnya pada laut biru.Tiffany langsung menunduk sedih atas jawab Siwon tadi.Tak lama kemudian air mata jatuh di atas pasir putih pantai.Tiffany menangis.

     "Oppa ! aku tak akan merelakanmu ! aku akan berusaha untuk tetap mengejarmu walau kau mencintai yeoja lain !".
Teriak Tiffany di samping Siwon.Siwon beranjak pergi dari sisi Tiffany.Ia sama sekali tak menghiraukan teriakan Tiffany tadi.Tiffany terus menangis meratapi kesedihannya saat ini.Ditolak mentah-mentah oleh Siwon.

***

     Seohyun duduk di samping Yuri.Dari tadi ia mengamati ekspresi Yuri saat ini.Seohyun mulai tahu apa isi pikiran Yuri saat ini.Meski Yuri bukan yeoja yang banyak omong, tetapi Yuri adalah yeoja pendiam.Sifatnya sekarang berubah menjadi Yuri yang dulu.Pendiam dan tak mau mengungkapkan apa yang terjadi saat ini dengannya.Akhirnya Seohyun memecah keheningan diantara mereka berdua.

     "Eonni kenapa bersedih ? apa karena Siwon kau jadi bersedih ?".
Tanya Seohyun pada Yuri.
Yuri menatap lampu jalanan dengan pandangan kosongnya.Ia sama sekali tak tahu Seohyun tadi berbicara apa padanya.Yuri tetap diam termenung sambil memeluk kedua lututnya sambil memandangi lampu jalanan.Seohyun kembali berfikir untuk menghibur Yuri.

     "Eonni, bagaimana kalau kita keluar rumah sebentar ? lagi pula besok kan libur sekolahnya ?".
Seohyun merangkul lengan Yuri.Akhirnya Yuri tersadar juga.Ia meminta Seohyun untuk mengulangi ucapannya tadi.

     "Eh ? apa ? mian, aku tadi melamun.Apa yang kau bicarakan tadi Seo ?".
Tanya Yuri dengan tampang bodohnya.Seohyun menghela nafas panjang dan mengulangi ucapannya kembali.

     "Eonni, bagaimana kalau kita keluar rumah sebentar ? lagi pula besok kan libur sekolahnya ?".
Ucap Seohyun.Yuri tersenyum dan berlari untuk mengambil jaketnya.Seohyun hanya menyunggingkan senyumannya menatap temannya yang umurnya lebih tua darinya ini.

***

     Seohyun berjalan-jalan bersama Yuri.Mereka tak kedinginan walaupun di luar suhunya mencapai -1 derajat.Yuri menikmati udara dingin Seoul.Seohyun memakai Syal putihnya.Ia suka sekali dengan syal putihnya ini.Syal ini adalah pemberian Eommanya dulu yang ada di Jepang.Kemana-mana ia selalu memakai syal ini.Karena ia sayang Eommanya.

     Yuri melihat sesosok namja yang duduk termenung di pinggir jalan.Seohyun juga melihat namja itu.Ia izin pada Yuri untuk pulang karena ia harus mengerjakan tugas Biologinya untuk hari Selasa lusa.

     "Oh ya ! Omonaa….aku lupa mengerjakan tugas Biologiku.Mianhae aku harus pulang".
Ucap Seo kemudian.Yuri hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.Akhirnya Seohyun meninggalkan Yuri di jalan itu.

     Yuri tetap berdiri mematung menatap namja yang sedang duduk di pinggir jalan sambil menatap bintang-bintang di langit.Mata Yuri tak bisa berpaling dari yang lain.Ia sekarang sangat merindukan suara Siwon.Bagaimanapun hubungannya dengan Siwon itu masih dalam status "Berpacaran".Berarti ia masih mempunyai kesempatan untuk memperbaiki hubungannya dengan Siwon yang kacau balau.Tapi….Yuri masih tetap sakit hati pada Tiffany dan Siwon.Hati Yuri bimbang.Satu sisinya ingin meminta maaf pada Siwon dan satu sisinya lagi masih sakit hati dan ingin tetap cuek pada Siwon.Yuri menitikkan air matanya dan berlari menjauh dari tempat itu.Namja itu melihat seorang yang sedang berlari menjauh.Apa itu Yuri ? pikir namja yang bernama Siwon itu.

     "Yuri ? mianhae, aku membuatmu sakit hati".
Gumam Siwon sambil menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya.Ia menyesali semuanya.

***

     Di dalam kamar kecil yang bercat pink, ada sesosok yeoja yang sedang menangis tersedu-sedu. ia adalah Yuri.Yuri memeluk bantalnya sambil menangis.

     "Penghianat ! Hwang Min Young adalah penghianat ! Aku benci dia ! Aku benciiii !!!".
Teriak Yuri dari dalam kamarnya.YoonA sedang berjalan melalui kamar Yuri.Ia mendengar teriakan Yuri tadi.Ia tak tahu siapa orang yang namanya "Hwang Min Young" itu ? YoonA berinisiatif untuk menyelidikinya di sekolah untuk mengetahui siapa anak yang bernama "Hwang Min Young" itu.

     YoonA berlari ke arah ruang kepala sekolah.Ia bertanya tentang siapa anak yang bernama "Hwang Min Young".

     "Bu, Ehm….saya boleh tahu siapa anak yang bernama Hwang Min Young itu ya ?".
Tanya YoonA dengan wajah seriusnya.Kepala sekolah itu menjawabnnya.

     "Tiffany, nama lengkapnya adalah Hwang Min Young.Dia berasal dari Canada, Amerika.Meamngnya kau diperlakukan tidak sopan olehnya ?".
Terang wanita paruh baya yang bernama Jung Shin Ah itu.YoonA menggeleng cepat dan kembali meminta izin untuk pergi dari ruang kepala sekolah ini.

***

     "Ohh…….Ternyata Hwang Min Young itu adalah Tiffany ? kenapa aku tak tahu ? padahal aku duduk di sampingnya !".
YoonA bergumam sendiri sambil berjalan ke arah perpustakaan sekolah.Tiba-tiba ia melihat dua orang yang sedang membicarakan sesuatu.YoonA langsung bersembunyi dibalik tembok.Ia menguping pembicaraan dua orang itu.

     "Kau Kim Yesung ? Ehm…….apa kau dekat dengan Siwon ?".
Tiffany berdiri di samping Yesung dengan menghitung beberapa lembar uang nya.

     "Tidak sama sekali.Aku adalah musuhnya".
Ucap Yesung kemudian.Tiffany cemberut dan memikirkan sesuatu.

     "Kau menyukai Yuri ?".
Tanya Tiffany.Yesung menatap tajam Tiffany.

     "Jangan menatapku seperti itu…Kan aku hanya tanya saja ? memang benarkan kau menyukai Yuri ? aku tahu itu…….".
Tiffany merangkul lengan Yesung.YoonA kaget ketika Tiffany merangkul lengan Yesung tadi.YoonA berpikiran bahwa Tiffany menyukai Yesung.

     "Lepaskan !".
Geram Yesung sambil melepaskan paksa lengan Tiffany tadi.

     "Aku bercanada…….Oh ya ! aku punya akal ! bagaimana jika kita menjebak Siwon dan Yuri ? Aku akan mengirim beberapa perampok untuk memaksa Siwon dan Yuri untuk putus hubungan ! kau setuju ?".
Seru Tiffany pada Yesung.YoonA dapat mendengar itu secara jelas.YoonA kebingungan.APA yang harus ia katakan pada Yuri ?

     "Rencana yang cukup bagus.Tapi pastikan kalau Yuri nanti tak diapa-apakan oleh perampok bayaranmu itu.Aku akan membatalkan rencana ini kalau perampok bayaranmu itu menyakiti Yuri !".
Yesung menyetujuinya walau ia masih ragu.Tiffany mengedipkan satu matanya pada Yesung.

     "Ok !".
Tiffany tertawa.Yesung hanya terdiam memikirkan rencana buruk itu.Apa itu efektif ? ia masih ragu.YoonA langsung berlari ke arah perpustakaan.Ia sedang mencari Siwon untuk mengabari rencana Tiffany dan Yesung.

     YoonA memutari perpustakaan sekolahnya tapi ia sama sekali tak mendapati namja itu.YoonA punya akal untuk memanggil Siwon.

     "Seo Eonni ! Ehm…….kau tahu tidak dimana Siwon biasanya pergi ?".
Tanya YoonA pada Seohyun saat duduk di samping Kyuhyun.

     "Memangnya kau menyukainya juga ? kemarin Yuri sekarang kau ?".
Kyuhyun terkaget ketika YoonA bertanya seperti itu pada Seohyun.Seohyun tak peduli apa yang dikatakan Kyuhyun tadi.Ia lagi Bad Mood dengan Kyuhyun gara-gara game terbarunya.Kyuhyun selalu menduakannya dengan game terbarunya itu.Maka dari itu awal Seohyun ngambek sama Kyu.

     "Setahuku dia biasanya duduk di pinggir kolam sekolah kita ? Mungkin sihh".
Jawab Seohyun dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal.Kyuhyun terdiam menatap Seohyun sejenak.YoonA segera mengikuti perkataan Seo tadi.

     "Hey ! tukang Kentut ! kemarii !!! malah pergi ? gimana sih dia ?".
Teriak Kyuhyun sambil memanggil YoonA dengan sebutan "Tukang Kentut" .Seo langsung melirik kesal pada Kyu.

     "Kenapa kau ejek dia ?".
Bentak Seo pada Kyu.Kyuhyun baru melihat Ekspresi Seohyun yang marah-marah.Biasanya Seo hanya kalem, tapi sekarang di berubah jadi "DEVIL".

     "chagi…,.jangan marah ya…aku kan hanya bercanda ?".
Kyuhyun tersenyum pada Seohyun.
Seohyun mengambil napas dalam-dalam dan menghembuskannya beberapa detik.Ia berhasil juga meredam amarahnya.

     "Baiklah…….jangan ejek dia lagi ! kau janji ?".
Seohyun tersenyum dan mengacungkan jari kelingkingnya pada Kyu.
Kyuhyun menyambut nya dengan senang hati dan saling tersenyum satu sama lain.    

     "Janji".

***

     YoonA mencoba mencari-cari Siwon sampai hari petang ia sama sekali tak menemukan sosok namja itu.Akhirnya ia kelelahan dan memutuskan pulang ke rumah.Kebetulan ia lewat di depan rumah Seohyun dan Yuri.Ia ingin mampir ke dalam.
     YoonA mengetuk pintu rumah Seo dan Yul.Tetapi nggak dibuka-buka.Akhirnya ia terduduk di depan pintu sambil memeluk lututnya karena kecapean sehabis mencari Siwon untuk dikabarinya.
     Tiba-tiba pintu terbuka dan muncullah Seohyun yang sedang berdiri di depannya.YoonA tersenyum dan memeluk Seohyun karena mau membukakan pintu rumah.

     "Apa Yuri sama sekali tak mau keluar kamarnya ?".
Tanya YoonA ketika berjalan bersama Seohyun di dalam.

     "Hm…mungkin hanya 2 kali dia keluar dari kamarnya.Ia tak berdaya dalam menghadapi cobaannya kali ini.Terakhir kalinya aku melihatnya bersama Siwon pada saat ia berangkat ke makam Eommanya Siwon.Aku juga masih bingung apa masalahnya dengan Siwon.Sebenarnya dia dan Siwon itu sedang apa sih ? kok mereka sama-sama cuek ? kau tahu ?".
Seohyun mengungkapkan semuanya pada YoonA tentang keseharian Yuri.YoonA mengangguk mengerti.

     "Sekarang Yesung dan Tiffany sedang akan merencanakan sesuatu.Mereka akan menjebak Siwon dan Yuri untuk putus.Mereka akan memaksa Siwon dan Yuri putus hubungan.Kukira hal ini akan berakibat bagi mental Yuri saat ini.Aku takut terjadi dengan Yuri saat ini".
YoonA menceritakan apa rencana Tiffany dan Yesung untuk meghancurkan hubungan Siwon dan Yuri.Seohyun berjalan ke arah kamar Yuri dan mencoba mengetuk pintu kamar Yuri.Saat Seo membuka pintu kamar Yuri, ia mendapati selimut electrick Yuri yang kosong tertata rapi, tetapi semua buku dan benda-benda yang ada di meja Yuri berantakan.Seohyun berteriak histeris Saat melihat beberapa bercak darah yang tercecer di lantai itu.YoonA berlari menghampiri Seohyun.

     "Ada apa Eonni ?".
Tanya YoonA khawatir.Seohyun meunjukkan apa yang ia lihat di lantai.YoonA juga sempat shock saat melihat beberapa bercak darah itu.

     "Yuri ! dia sekarang a-ada dimana Yoong ??? dia adalah satu-satunya dalam hidupku…….Aku menyayanginya Yoong…….".
Seohyun menangis dan memeluk YoonA erat karena ia takut kalau terjadi apa-apa dengan Yuri sahabat kecilnya dari dulu.

     "Sudah Eonni nggak boleh nangis ya? kita akan mencarinya bersama-sama".
YoonA berusaha menghibur Seohyun yang sedang menangis.

     Seohyun menelpon Kyuhyun untuk mengabari apa yang sedang terjadi saat ini.

     "Hallo ? kenapa kau menelpon malam-malam begini ???".
Kyuhyun mengangkat ponselnya yang masih saja berdering.Ia lupa untuk memencet tombol hijaunya.

     "Hallo ? Hallo ?!".
Teriak Kyuhyun.Ia kembali mengecek ponselnya.

     "Ohh...ternyata belum kupencet tombol hijaunyaaa ??? Babbo Kyu ! hehe".
Kyuhyun bergumam sendiri sembari memencet tombol hijau yang ada di layar ponselnya itu dan menempelkannya pada daun telinganya.

     "Lama amet sih jawabnya ?".
Seohyun berteriak kesal pada Kyuhyun.

     "Iya…….Mian…aku tadi baru bangun chagi….makannya tadi itu aku belom sadarrrr ! iya ? apa yang ingin kau bicarakan denganku ?".
Tanya Kyu sambil cengengesan.Seohyun mendengus kesal.

     "hm….Yuri hilang.Aku tak berani mencari malam-malam begini…….Coba hubungi Siwon.Apa dia bisa membantu kerja kita ?".
Tanya Seohyun pada Kyuhyun.Rasanya jantung Kyuhyun mau copot saat mendengar kalau sahabatnya Yuri itu hilang.Ia mulai curiga dengan bau tidak sedap dari Yesung yang sekarang bersekongkol dengan Tiffany.Pasalnya Yesung itu menyukai Yuri, dan Tiffany itu menyukai Siwon.Kyuhyun memikirkan itu.Ia berpikiran bahwa Mereka berdua itu sengaja untuk menculik Yuri dan memaksa Yuri utnuk memutuskan hubungannya dengan Siwon.

     "Aku tahu ! ini adalah kerjaan Tiffany dan Yesung.Aku memang pernah dengar Yesung bercerita tentang rerncana nya padaku.Aku akan selidikinya.Tenang saja…….Aku adalah mata-mata terbaik untuk mengawasi gerak-gerik Yesung.Oke ! aku akan mengabari pada Siwon sekarang".
Terang Kyuhyun sambil mencari nomor Siwon pada ponselnya.Seohyun mengerti dan duduk di samping YoonA yang sedang berusaha  SMS sebanyak-banyaknya tentang kejadian ini pada teman-teman sekolahnya untuk membantu mencari Yuri yang hilang.

     "Siwon, aku butuh bantuanmu untuk mencari Yuri".
Ucap Kyuhyun ketika panggilannya tersambung dengan nomor Siwon.

     "Mwo ? Yuri kenapa ?".
Tanya Siwon dengan suara paraunya.Kyuhyun berteriak keras.

     "Yuri Hilang !!!".
Teriak Kyu dari sebrang sana.Siwon langsung kaget dan beranjak dari tempat tidurnya untuk berangkat mencari Yuri yang hilang.
Bagaimanapun Yuri ia anggap sebagai "PACAR" jadi ia berkewajiban untuk memebantu mencari Yuri batin Siwon dalam hatinya.

***

     Yuri menjerit keras saat ia dibawa oleh beberapa orang yang tadi menyeretnya keluar dari kamar.Yuri ketakutan sekali.Bahkan tadi tangannya sempat disayat oleh pisau oleh orang-orang kejam itu gara-gara memberontak.Dan sekarang Yuri berada di suatu rumah kosong.Ia diikat di tiang rumah itu.Yuri hanya bisa menangis.Tiba-tiba ada langkah kaki seseorang.Munculah Yesung dan beberapa orang tadi.

     "Yuri…….Apa kabar sayang…….Apa kau mau memberontak untuk lepas ?".
Yesung memegang dagu Yuri.

     "Pergii !!! dasar namja sialan !".
Teriak Yuri sembari menendang Yesung dengan kakinya yang tidak terikat.Yesung tersungkur di lantai lagi.

     "Kau putuskan Siwon apa aku akan memenggal lehermu ? cepat katakan !".
Bentak Yesung pada Yuri.Perasaan tidak enak muncul di hati Yuri.Ia takut untuk menjawab pertanyaan Yesung tadi.

     "Hey ! cepat jawab !".
Yesung meletakkan pisau kecil di leher Yuri.Yuri ketakutan sambil menangis.

     "Cepat katakaaannnn !!! Kwon Yuriii !!!!".
Geram Yesung.

     "Ne, aku akan putuskan dan terima cintamu !".
Jawab Yuri pasrah dengan keadaan saat ini.Yesung tersenyum puas dan melempar pisau itu kemudian berlalu ke luar rumah kosong itu meninggalkan Yuri sendirian.

***

     Ada dua orang yang mengendap-ngendap seperti paparazzi (mata-mata).Mereka adalah Siwon dan Kyuhyun, mereka berdua sedang mencari Yuri.
   
     "Hey ! kalau menurut petunjuk di game ku ya…….Kalo kita mau jadi paparazzi harus memakai kacamata hitam !!! tetapi kalau gini ya kapan beli kacamatanya ? udah pukul 2 p.m ?".
Ucap Kyuhyun sambil membanding-bandingkan Game dengan situasi saat ini.

     "Pikiranmu hanya Game saja ! apa nggak ada yang lain ?".
Bantah Siwon dengan menyenggol lengan Kyuhyun.

6 a.m 

     Siwon dan Kyuhyun ketiduran di pinggir jalan, mereka sangat kelelahan mencari keberadaan Yuri.Beberapa orang lewat. Mereka menyangka kalau Siwon dan Kyuhyun menjadi pengemis di jalanan.Beberapa orang yang lewat melemparkan beberapa lembar uang pada mereka berdua.Kyuhyun langsung terbangun dari tidurnya saat orang-orang itu melempar uang pada mereka berdua.

     "Heyy !!! orang ganteng-ganteng kayak kita gini masa di anggap pengemis sih ??? heyy !!! berhenti ! kalian tak tahu kalau kita ini anak dari direktur perusahaan ??? Heyy !!! malah ketawa ! dasar !".
Omel Kyuhyun pada orang-orang tadi, semua melihat Kyuhyun seperti orang gila yang mengomel sendirian.Siwon terbangun dari tidurnya karena suara berisiknya Kyuhyun.

     "Kau ini kenapa sih ?".
Ucap Siwon sambil memukul kepala Kyuhyun pelan.Kyuhyun masih dengan muka marahnya.

     "Mereka semua menganggap kita pengemis ! ini lihat ! mereka melemparkan uang pada kita !".
Ucap Kyuhyun kesal sambil menggantung uang kertas itu di tangannya.Siwon tersenyum jahil.

     "Lumayan kan ? kita bisa punya uang tanpa kerja keras ? kan enak ?".
Siwon mengentengkan beban Kyuhyun.

     "Iya ya ? betul juga ucapanmu itu ? oke oke ! hari ini kan minggu ! kita akan laporkan ke polisi ! tentang Yuri yang hilang ? bagimana ?".
Kyuhyun lucu sekali saat mengucapkan kalimat itu tadi.Author sukanya pas sampe sini hehe lumayan lucu.

     "Badanmu bau ! nggak mau ! aku mau ke rumah mandi dulu ! kau jorok Kyu !".
Siwon mendorong tubuh Kyuhyun menjauh darinya.Kyuhyun hanya terkekeh dengan jawaban Siwon tadi.

***

     Tiffany mencari rumah Siwon.Ia muter-muter nggak ketemu.Akhirnya ia ketemu sama rumah besar yang meeewwwaaah !!!

     "Aigo…….".
Gumam Tiffany saat berjalan ke rumah itu.Ia memencet bel rumah itu berkali-kali.Munculah Siwon.Tiffany langsung senang saat Siwon berjalan untuk membuka pagarnya.

     "Pangeran ku datang !!!".
Tiffany berseru senang saat Siwon membukakan pagar rumahnya.

     "Siapa yang kau anggap sebagai pangeran ? aku tak peduli !".
Jawab Siwon seraya masuk mobilnya.

     "Eh eh eh !!! tunggu !!! jangan pergi…….".
Cegah Tiffany sambil berdiri di depan mobil Siwon untuk menghalangi perginya Siwon.
Siwon keluar mobilnya dan menatap Tiffany tajam karena kesal dengan perilaku Tiffany tadi.

     "Siwon ! sekarang Yuri sedang diculik oleh anak buah ku !".
Ucap Tiffany.Siwon lalu menatap Tiffany kembali.

     "Di mana dia ?".
Tanya Siwon pada Tiffany.

     "Aku akan membebaskannya tetapi dengan satu syarat ! kau harus mau jadi pacarku lagi !.Mau Yuri di sayat oleh anak buahku lagi ? kaki dan tangannya sudah disayat beberapa kali ! aku akan terus menyiksanya kalau kau tidak mau menuruti syaratku tadi ! bagaimana ? setuju ?".
Tiffany menawarkan pilihan pada Siwon.Jelas saja Siwon takut Yuri diapa-apakan.Terpaksa……….

     "Baiklah.Aku setuju ! aku mau pacaran denganmu !".
Jawab Siwon pasrah.Tiffany tersenyum dan mengambil ponselnya  untuk menghubungi anak buahnya itu.

     "Aku akan bebaskan dia".
Tiffany menelpon anak buahnya.Wajah Siwon menunjukkan ekspresi kesedihan.

***

     Yuri pulang diantar Yesung.Ia akhirnya menerima Yesung lagi.Ini pun karena terpaksa.Yesung mengetuk pintu rumah Yuri, dan  munculah Seohyun dan YoonA.

     "Yuri ??? kenapa dengan kakimu ??? semuanya berdarah !!!".
YoonA merangkul lengan Yuri ke arah ruang tamu untuk diobati kakinya.Yesung tersenyum dan pergi meninggalkan mereka.Seohyun tetap menatap Yesung dengan benci.Ia punya firasat kalau Yesung adalah penyebabnya.

     "Siwon sekarang bersama Tiffany.Aku takut Tiffany akan kembali lagi bersama Siwon".
Batin Yuri dalam hatinya.

     "Pasti Yesung penyebab kakimu yang sakit ini !".
Omel Soehyun sambil membantu YoonA untuk mengobati luka di kaki Yuri.

     "Iya ! ini pasi ulah Tiffany dan Yesung ! memang mereka sama-sama kejam !".
YoonA membela Seohyun.Yuri hanya bisa diam tak mau menjawab apa-apa dari mereka berdua.

***

     Yuri menggunakan Egrang saat ia berangkat ke sekolah.Mungkin ia akan merasa malu karena akan dicerca oleh siswi lain yang melihatnya berjalan menggunakan Egrang.

     "Rasain loe !!!".
Yuri dapat mendengar ejekan itu.Ia menoleh ke belakang dan mendapati Tiffany yang sedang menggandeng tangan Siwon.Yuri hanya diam dan tak mengucapkan sepatah kata apapun.Ia mampu meredam emosinya walau ia di cerca oleh semua murid sekolah.Yuri tak peduli apa yang dikatan Tiffany ia memilih untuk pergi meninggalkan mereka berdua.

     "Ayo oppa…….Kita ke perpustakaan ya…….Oke ?".
Tiffany pura-pura menjadi anak baik di depan Siwon.

     Mereka berdua duduk di kursi perpustakaan.Siwon tetap terdiam tak menatap Tiffany sama sekali.Karena ia tak menyukai Tiffany.

     Yuri juga ada di perpustakaan.Ia melihat Siwon dan Tiffany menjadi ingin memuntahkan semua air matanya di perpustakaan.Yuri terduduk sambil bersender di rak-rak buku.Ia sedang menangis.

     "Andai saja masih ada kau di sisiku.Pasti aku tidak akan seburuk ini".
Batin Yuri dalam hatinya.Siwon berjalan di antara rak buku.Ia melihat Yuri yang sedang menangis.Siwon duduk di samping Yuri yang sedang menangis itu.

     "Jangan sedih.Aku akan berada di sampingmu".
Ucap Siwon sambil menyenderkan kepalanya di bahu Yuri.

     "Kupikir berpacaran denganmu akan membawa kebahagiaan dalam hidupku.Ternyata tidak.Ini hanya akan menyiksaku.Ternyata susah untuk menjadi pacarmu".
Balas Yuri sambil memegang telapak tangan Siwon.Yuri dan memeluk lengan kiri Siwon.Mungkin ini yang terkhir kalinya ia merangkul lengan Siwon.

     "I love you".
Ucap Yuri sambil menitikkan air matanya.Siwon tersenyum.

     "I Love You to…….".
Balas Siwon sambil bersender lagi di bahu Yuri.

     "Mungkin ini adalah yang terakhir kalinya aku mencium bau parfummu".
Yuri bergumam, Siwon dapat mendengarnya dengan jelas apa yang dikatakan Yuri tadi.Siwon sebenarnya masih saja nggak menganggap Tiffany sebagai pacar.

     "Mana sihh oppa ? katanya cuman minjem buku doank ? kok lama ?".
Tiffany mengomel sendiri.Ia berjalan ke rak-rak buku.Ia menemukan seorang namja yang sedang menyenderkan kepalanya pada bahu seorang yeoja, yaitu Yuri.Hati Tiffany sangat sakit hati.
Tiffany berlari ke arah gudang sekolah.Ia menangis tersedu-sedu.

     "Mana mungkin aku bisa merelakan Siwon oppa ??? aku masih menyukainya…….Aku mencintainya…….".
Jerit Tiffany dalam hatinya.Sulit ia katakan kalau ia akan merelakan Siwon.Ia memang sudah lelah membujuk Siwon untuk kembali ke sisinya lagi.

***

     Yesung mempersiapkan makan malam untuk sang yeojachingu barunya(Yuri).Ia tak sabar menuggunya.Dan tibalah Yuri yang sedang berjalan menggunakan kursi rodanya ke arah yesung.

     Kaki kanan dan kiri Yuri tidak bisa digerakkan akibat luka sayatan dulu.Dokter juga bilang kalau minggu nanti Yuri akan di operasi plastik kakinya sebab parahnya luka itu.
     Yesung tersenyum dan membantu Yuri untuk duduk di depannya berhadapan.

     "Yuri…….Kau sangat cantik".
Puji Yesung sambil menatap Yuri dengan pandangan aneh.Yuri tak peduli.Ia memakan makanan yang sudah di sediakan pelayan rstoran.

     "Yesung".
Panggil Yuri pelan.Yesung cepat-cepat memasang senyumannya.

     "Iya ?".
Jawab Yesung.Yuri menarik napasnya dan menghembuskannya pelan.

     "Aku akan menganggapmu sebagai namjachinguku.Bukan lagi musuh.Mianhae selama ini aku sangat cuek padamu, Yesung".
Ucap Yuri. Rasanya hati dan mulutnya sama sekali tidak singkron(nyambung) .Yuri masih mencintai Siwon.Mana mungkin ia mengatakan itu pada Yesung ? Yuri ingin menangis saja saat mengatakan itu pada Yesung tadi.
Yesung langsung berlari ke arah Yuri dan memeluknya gembira.Yuri terdiam dan tak membalasnya.Rasanya ia ingin mati saja, dari pada bersama namja ini.

     "Gumawo chagi…….".
Ucap Yesung pada Yuri.
      
***

     Tiffany menghubungi Siwon untuk pergi ke cafe.

-1 hour a go-

     Tiffany dan Siwon duduk berhadapan di kursi cafe.

     "Siwon".
Panggil Tiffany.Siwon menoleh pada Tiffany.

     "Wae?".
Jawab Siwon.Tiffany tersenyum.

     "Aku tahu kalau kau masih menyukai Yuri.Aku ingin kau kembali lagi ke padanya.Menurutku ini adalah keputusan yang tepat untukmu.Jika kau masih menyukainya kenapa kau tak mengejarnya ? Aku akan merelakanmu pergi".
Ucap Tiffany pada Siwon.Siwon menatap Tiffany tajam.

     "Apa boleh aku kembali ke padanya ?".
Tanya Siwon kemudian.Tiffany menagangguk.

     "1 bulan lagi aku akan ke Amerika untuk melanjutkan sekolahku di sana".
Ucap Siwon.Tiffany terdiam sejenak.

     "Aku akan memberi tahukan pada Yuri".
Jawab Tiffany dengan senyumannya yang dipaksakan.

     "Aku pergi dulu.Bye".
Siwon beranjak pergi dari cafe itu meninggalkan Tiffany sendirian.Setelah Siwon pergi, Tiffany langsung berlari ke arah toilet.Ternyata ia menangis di dalam toilet.Dari tadi ia menahan tangisnya saat mengatakan kalau ia akan merelakan Siwon kembali ke sisi Yuri lagi.

***

-sUNDAY MORNING AT SEOUL-

     Yuri bangun dari tidurnya dan berteriak memanggil Seohyun untuk membantunya duduk ke kursi roda.

     "Seo……….".
Teriak Yuri dari dalam kamar.Tidak lama kemudian Seohyun datang dan membantu Yuri untuk duduk di kursi rodanya.

     "Eonni…….nanti kamu akan segera sembuh dan kakimu akan kembali seperti semula.Cantik !".
Seru Seohyun sambil mendorong kursi roda Yuri ke arah meja makan mereka.Seohyun sudah menyiapkan beberapa hidangan yang sangat lezat untuk Yuri sahabat kecilnya itu.

     "Eonni…….Aku punya spagheti, Steak, roti.Eonni pilih yang mana ?".
Seohyun menawarkan beberapa pilihan untuk Yuri.Yuri memilih roti untuk sarapan pagi ini.

-Mereka berdua makan bersama-

***

     Yuri bersiap-siap ke dokter bersama Seohyun.Ia memandang kakinya yang penuh luka sayatan dari para penjahat suruhan Tiffany dulu.Yuri menangis dan menjalankan kursi rodanya ke luar kamarnya.

     "Seo ! ayo !".
Yuri menyeret Seohyun yang sedang berdandan.Seohyun berbalik badan dan memakai Syal putihnya dan mencari Taxi ke rumah sakit.

***

     Beberapa dokter dan perawat memeriksa keadaan Yuri.Seo deg-degan.
3 jam operasi berlangsung.Seohyun tetap menunggu Yuri di luar.Dokter keluar dan mengabari Seohyun.

     "Kami sudah berhasil mengoperasi saudara Kwon Yuri.Sekarang tinggal tahap pemulihannya selama 2 minggu.Tolong jangan suruh Yuri untuk berjalan dulu.Nanti akan berakibat fatal bagi kakinya".
Terang Dokter bedah plastik itu pada Seohyun.Seohyun berterima kasih pada Tuhan dan Dokter itu.

***

-2 minggu kemudian-

     Yuri melatih jalannya bersama YoonA dan Seohyun.Mereka terlihat sangat senang.

     "Eonni…….kau bisa jalan lagi……….yeyy !!!".
Seru YoonA sembari memeluk Yuri bahagia.Seohyun juga begitu.Ia melihat Yuri dengan tatapan bahagianya.Ia melihat kaki Yuri yang sudah seperti semula.Cantik.Memang kata itu yang ingin diucapkan Seohyun pada Yuri.

***

     Tibalah hari kelulusan murid kelas XIII SMU.Acara itu sangat meriah.Semua anak bersorak ria.Mereka semua membanggakan hasil nilai mereka.Begitu dengan YoonYulSeo.Mereka masuk pada urutan pertama murid terbagus nilainya.Tertinggi pertama adalah Seohyun kemudian Yuri dan terakhr YoonA.

     Yesung melihat Yuri yang ada di taman sekolah.Ia segera menghampirinya.

     "Yuri………".
Sapa Yesung pada Yuri.

     "Yesung".
Jawab Yuri kemudian.Yesung tersenyum ke arah Yuri.

     "Aku sangat ingin membuat semuanya bahagia.Termasuk juga kau.Tetapi...aku sudah tak sanggup menjalankan ini semua.Aku tidak mampu mencintai seseorang yang telah menyakitiku, menyayat kakiku.Membuat rencana busuk untuk memeisahkan Aku dan Siwon.Kurasa kita harus mengakhirinya sampai sini.Aku muak dengan pujianmu.Walau itu terasa manis, tetapi dalam hatiku rasanya sangat pedih, pedih sekali.Maafkan aku kalau aku terlalu memaksa dan tak mau menerima cintamu.Karena hatiku cuma ada satu dan sudah aku berikan pada Siwon.Sekali lagi maafkan aku".
Yuri mengungkapkan semua curahan hatinya yang selama ini ia pendam dalam hatinya.Rasanya ia sangat lega sudah bisa mengungkapkan yang sebenarnya pada Yesung.Yuri beranjak pergi dari duduknya dan meninggalkan Yesung yang duduk sendiri meretapi kekecewaannya terhadap ucapan Yuri tadi.

     Tiffany melihat Yuri yang ada di depan perpustakaan.Ia sedang termenung sendiri.Tiffany menghampirinya.

     "Apa kabar.Kenapa kau terlihat tidak bahagia di hari kelulusanmu ?".
Tanya Tiffany pada Yuri.Yuri menjawabnya.

     "Tidak apa-apa.Aku sedang memikirkan seseorang".
Jawab Yuri kemudian.Tiba-tiba Tiffany menggenggam tangan Yuri.

     "Yuri, kumohon, terimalah Siwon lagi.Sekarang dia sedang menantimu.Dia akan menunggumu di bandara Incheon.Dia akan ke Amerika lagi.Pergilah dan temui dia.10 menit lagi pesawat nya akan berangkat.Kau harus kejar dia.Aku akan merelakan nya untuk dirimu walau ini terasa berat bagiku, tetapi ini adalah keputusan yang tepat untuk mu dan Siwon".
Tiffany mengabari bahwa Siwon akan pergi ke Amerika.Yuri menggeleng tak mengerti ucapan Tiffany.

     "Yuri ? Ayolah.Dia sangat merindukanmu.Temui dia di Bandara Incheon sekarang juga".
Tiffany memeberi semangat pada Yuri.Yuri mengangguk dan berlari ke arah sisi jalan untuk menghentikan satu Taxi yang akan ia naiki.Tiffany melihat dari kejauhan dan menitikkan air matanya.Hatinya benar-benar sedih karena sudah mengucpkan kaliamt itu pada Yuri.Walupun itu terasa skit, tetapi ini adalah keputusan yang tepat untuk Yuri dan Siwon. 

     Yuri menyuruh sang sopir lebih cepat lagi utnuk sampai ke bandara Incheon.

     "Pak, waktu saya akan berkurang ! cepatlah !!!".
Yuri menyuruh sopir Taxi itu.Waktunya kurang 5 menit.Jantung Yuri terasa mau pecah.Ia gugup dan takut kalau ia tak dapat menemui Siwon di Bandara Incheon.

     "Kalau keadaan macet begini mana mungkin bisa cepat Noona ???".
Bantah Sopir itu.Yuri menutup mukanya dan menangis.Tiba-tiba Taxi itu berjalan.Yuri kembali membuka matanya dan melihat ke sekeliling jalan bahwa jalan sudah tidak macet lagi.

     Sesampai di abndara Incheon, Yui langsung berlari ke dalam bandara dan mencoba menemukan Siwon.

     Siwon sedang berdiri sambil melihat arlojinya.Ia rupanya sedang menunggu kedatangan Yuri.Siwon diajak salah seorang oetugas di bandara itu supaya cepat masuk ke area penerbangan karena pesawat akan segera terbang ke Amerika.Siwon terpaksa menytujui ajakan petugas itu.

     "Siwon !!!!".
Teriak Yuri keras saat Siwon sudah masuk ke area penerbangan.Tiba-tiba ada dua petugas bandara yang menghalangi Yuri untuk masuk ke area penerbangan.

     "Noona ! mana paspor Anda ? kalau Anda tidak mempunyai paspor Anda tidak boleh ikut ke sana".
Terang petugas itu sambil mengarahkan telunjuknya ke pintu masuk pesawat.Yuri tetap ingin memberontak tetapi petugas itu tidak membolehkannya.

     Akhirnya Yuri pasrah dan berjalan ke depan kaca tebal dan tembus pandang.Yuri melihat kepergian Siwon.Pesawat itu meluncur ke atas.Yuri terduduk sambil menangis.

     "Kalau saja aku datang lebih cepat, pasti aku akan memelukmu untuk terakhir kalinya.Mianhae Siwon...".
Sesal Yuri dalam hatinya.Ia tetap memandang ke arah pesawat yang sekarang sudah terbang di langit biru Seoul.

***

~4 years a go~

     Yuri melihat kalendernya.Ia tahu kalau hari in ada reunian di SMA nya.Ia malas untuk pergi.Seohyun terlihat berkaca sambil membuat Eye Smile di matanya.Seohyun berteriak memanggil Yuri.

     "Yuri !!! ayo berangkat !!!".
Teriak Seohyun pada Yuri yang berjalan ke arahnya.

     Akhirnya Yuri mau juga pergi ke reuni itu bersama Seohyun walau dengan bujukan.

***

     "Ah lihat itu…….Dia tampan sekali ya ?".
yeoja-yeoja sedang berbisik-bisik tentang seorang namja yang lewat di depan mereka.Memang namja itu terlihat sangat keren dan pastinya 'Handsome' .

     "Ini dia…….Dokter Siwon……….Ah kau sangat tampan ! kau punya berapa banyak yeoja di Amerika hah ?".
Tiffany menyambut kedatangan Siwon dengan Eye Smilenya.Siwon terkekeh oleh sapaan Tiffany tadi dan duduk di sofa.

***

     Yuri, Seohyun, dan YoonA berjalan ke arah kursi.Yuri terdiam dan melihat ke sekeliling ruangan.Apa dia masih menemukan namja itu ya ? Tiba-tiba ponsel Yuri berdering.Ia menerima panggilan dari perawat Jie Oh.Yuri segera menjawab panggilan itu.

     "Hallo ? ada apa perawat Jie Oh ? apa aku ada operasi penting sekarang ?".
Tanya Yuri khawatir.YoonA dan Seohyun saling tersenyum menatap Yuri yang sekarang disibukkan oleh pekerjaannya, yaitu Dokter rumah sakit Seoul yang paling terkenal.

     "Hmm……Dokter Kwon tidak ada operasi penting kok…….Saya hanya memastikan Dokter baik-baik saja…".
Terang suara itu.Yuri tersenyum lega.

     "Oke ! sampai jumpa !".
Yuri mematikan panggilan dari ponselnya.Yuri melihat YoonSeo yang tak berkedip menatapnya.

#Gubrakk !!! 

     "Kalo ngelihat aku jangan gituh donk !!!".
Yuri mengagetkan YoonA dan Seohyun.Memang ketiganya ini sangat lucu.Author paling suka kalo ada fotonya YoonYulSeo….Soalnya wajahnya agak-agak kembar sihh !!!.

     Tiffany melihat Yuri dari kejauhan.'Ternyata dia datang juga' ucap Tiffany dalam hatinya.Lalu ia berjalan ke arah Yuri dan menyuruhnya gabung bersamanya.

     "Eih ! Kau datang ke acara reunian ini !".
Kejut Tiffany pada Yuri (Apa...lagi...kata kejut itu ? dasar ! author !). Yuri mengangguk.

     "Apa Siwon ada di sini  ?".
Tanya Yuri pada Tiffany.YoonSeo langsung berseru.

     "Ada yang jatuh cinta ni ye...".
Seru kedua sahabat Yuri.Yuri tersipu malu.Tiffany tertawa mendegarnya tadi.

     "Aku antarkan kau padanya !".
Tiffany menyeret Yuri ke arah tempat duduk Siwon.

***

     Siwon sedang berbincang-bincang dengan teman laki-lakinya dulu.Tiba-tiba Tiffany datang membawa seorang yeoja.Yeoja itu duduk di samping Tiffany.
Mata Siwon tak bisa beralih pandangan pada sesosok yeoja itu.Yeoja itu tersipu malu karena Siwon melihatnya.

     "Kalian semua masih kenal dia nggak ???".
Tiffany membuyarkan perbincangan Teman laki-laki Siwon.

     "Dia kan Kwon Yuri kelas XIII B dulu ?".
Ucap Salah seorang teman laki-laki Siwon.Tiffany mengangguk.

     "Ah aku jadi malu kalau kalian memanggilku dengan nama lengkapku.Biasa aja ! Yuri.Panggil aku Yuri".
Yuri merasa malu kalau ia dipanggil dengan nama lengkapnya.Siwon berlalu pergi meninggalkan mereka semua.Yuri dan Tiffany sangat kaget.Kenapa Siwon malah pergi ? padahal ia sedang merindukan Yuri ?
Yuri terdiam dan cemberut.Tiffany menghela nafas panjang.Yuri pergi meninggalkan mereka semua dan keluar dari gedung menuju mobilnya yang terparkir di luar.

     "Ternyata kau tidak mengenalku lagi".
Gumam Yuri sambil berjalan lagi ke dalam gedung itu.Tiba-tiba ada yang menariknya dari luar.

     Ternyata Siwon yang menarik Yuri tadi.Yuri tersipu malu.

     "Siwon?".
Yuri sedikit berteriak.Siwon tersenyum dan memeluk Yuri melepaskan kerinduannya dari dulu.

     "Kukira kau sudah tak mencintaiku lagi ?".
Tanya Yuri sambil cemberut.Siwon tertawa kecil dan mencubit pipi Yuri.

     "Kenapa kau selalu sensitive terhadap semua yang aku lakukan hah ?kau menyimpulkan masalah terlalu cepat ! Dasar My Yuri !!!".
Siwon gemas dengan tingkah Yuri yang masih belum berubah dari dulu hingga sekarang.Yuri mulai tersenyum dan ikut tertawa bersama Siwon.

     "Sekarang kau bekerja di mana hah ? kau semakin tampan saja !".
Yuri duduk di samping Siwon.Siwon menunjukkan suatu kartu identitasnya.

     "Mwo ? Rumah Sakit Seoul ? berarti kita sama ? aku bekerja sebagai dokter kepala bagian Jantung ? kalau kau ?".
Seru Yuri.Siwon tertawa cukup keras mendengar pengakuan Yuri tadi.

     "Haha.Bahkan sampai sekarang kau masih saja tidak berubah gaya bicaramu.Aku suka dirimu".
Ucap Siwon kemudian.Yuri tertawa dan merapatkan tempat duduknya ke Siwon daaaannnn....

~Chuu~~

     Yuri mencium pipi Siwon.Pipi Yuri terlihat memerah karena malu.

     "Saranghae oppa".
Ucap Yuri sambil menatap mata Siwon penuh harap.Siwon tersenyum dan mengangguk.

     "Saranghae My Yuri...".
Ucap Siwon sambil tersenyum pada Yuri.

***

~4 tahun berlalu~ 
     Yuri menghabiskan waktunya sebagai dokter kepala di rumah sakit.Setiap hari ia dapat melihat Siwon yang mengoperasi pasiennya dengan baik.Ia benar-benar jatuh cinta pada Namja yang sudah merebut hatinya.Hanya tempat Perpustakaan saja yang bisa membuat Yuri berfantasi seperti dulu.Membaca buku bersama Siwon, tertawa bersama Siwon di perpustakaan, duduk di samping Siwon sambil membaca buku.Ia tak menyangka kalau ia akan mendapatkan namja itu.Berkat perpustakaan, Yuri bisa menemukan cinta sejatinya di perpustakaan.

     "Haa...Suamiku tampan sekali...".
Yuri merapikan jas putih yang dikenakan Siwon di rumah sakit.Siwon tersenyum.

     "Ini ada di Rumah Sakit !".
Peringat Siwon pada Yuri.Yuri langsung cuek dan berjalan ke arah ruang nya.

     "Sebab itulah aku menyukai mu.Karena aku melihat sisi cantikmu dari dalam hatimu.Aku suka padamu.My Yuri".
Batin Siwon dalam hatinya sambil terus melihat Yuri yang mengajarkan para perawat rumah sakit tentang penanganan pada Pasien yang menderita Kanker Otak.

***

     "Eomma...I want Chocholate Milk...".
Teriak seorang anak kecil yang sedang menunggu Yuri di meja makan.Tiba-Tiba keluarlah Siwon.

     "Appa ! mana Eomma ? aku ingin minum susu coklat sekarang !".
Teriak anak perempuan kecil itu lagi.

     "Haduuhh..kenapa kamu mirip sekali dengan Eommamu ??? cerewet sekali sihh ???".
Siwon mencubit putri kecilnya itu.

     "Appa...kata Eomma kalau Appa berani mencubit pipi Anna.Maka Eomma akan mencubit pipi Appa juga !".
Terang putri kecil itu yang bernama Choi Anna.Siwon tersenyum.

     "Appa akan membuatkan susu coklat untuk putri kecil Appa ya...".
Siwon mencubit pipi Putrinya sekali lagi.

     "Aku tidak mau ! aku mau Eomma yang membuatkannya ! wee'".
Anna menjulurkan lidahnya pada Appa nya dan berlari ke arah pintu luar.Tiba-tiba pintu itu terbuka dan munculah seorang yang sedang menenteng belanjaan.

     "Anna ??? ada apa sih...kenapa ribut sekali ?".
Tanya Yuri sambil menggendong Anna.Siwon keluar sambil mencoba mengejar Yuri dan Anna yang berlarian di halaman rumah mereka.

     "Heyy ! Choi Anna...kenapa kau begitu cerewet...".
Panggil Siwon sambil berusaha menangkap putri kecilnya itu.Choi Anna sangat gesit dalam berlari.Ia mewarisi keahlian Siwon dan sifat Yuri.

     "Appa tidak bisa memasak ! hanya Eomma yang bisa memasak ! Wee''".
Lagi-lagi Anna menjulurkan lidahnya ke arah Appa nya.Yuri tersenyum sambil menyiapkan hidangan di meja makan.

     "Ne, itu benar chagi...Masakan Eomma yang terlezat di dunia".
Yuri membelai rambut putri nya itu.Siwon tak peduli dengan apa yang dikatakan Anna sang malaikat kecilnya itu.

     Tiba-tiba saja Anna berlari mengambil kamera dari kamar Yuri.

     "Appa Eomma ! Ini yang Appa agak kesini merapat ke arah Eomma.Dan Yapp ! Eomma senyum donk...Oke ! One Two Three...".

#Cekrekk 

     Ternyata Malaikat kecil itu memotret mereka berdua.Anna sang putri kecil tertawa melihat ekspresi Appa nya.

     "Appa seperti salah satu member Super Junior".(Ya emang lah !)
Seru anak kecil itu.Siwon dan Yuri tersenyum karena ulah Putri kecil mereka berdua.

***

     Sampai sekarang Siwon dan Yuri hidup dengan bahagia.Mereka mengisi kekurangan mereka masing-masing.
     Cinta mereka berawal dari sebuah perpustakaan kecil.Dari sana Yuri bisa bertemu dengan malaikat yang bisa melindunginya sampai sekarang, yaitu Siwon.
Melalui perjuangan yang berat menghadapi rintangan yang pedih untuk dilalui Yuri, dengan merelakan Siwon demi kebahagiaan Tiffany dan Yesung sampai ia lumpuh di atas  kursi roda.Ia tetap sabar dalam menghadapi cercaan semuanya.Sampai ia bisa bangkit lagi dari lumpuhnya dan meraih cita-citanya menjadi penyelamat orang di dunia.

     Rasanya hatinya ingin membalas semua yang menerpa nya.Tapi ia hentikan semua itu.Ia sudah berjanji kalau ia akan tetap tegar dalam hidupnya.Sedikit-demi sedikit ia melewati rintangan itu.

~THE END~


Chingu...udah ya ff yulwon yang satu ini...Rasanya saat aku buat ff yulwon ini sku mau nangis saat melihat Yuri yang lumpuh.
Author jadi sedih kalo ngebayangin Yuri jalannya pakek Egrang.

Udah Chingu sampe sini aja ngomongnya
Author mau ngambil Tissue buat ngusap air mata Author gara-gara terharu lihat perjuangan Yuri Eonni. :"(


Dan kalau ada Typonya Author minta maaf sekali lagi.Dan tetep buka Blog ini ya...Soalnya Author akan terus ngeposting ff yulwon.

Gumawo atas perhatian chingu ^^.... 


   

   
        
  


     


5 komentar:

  1. Comment please chingu ...^^
    Kan Author udah ngomoong yang postingan di WordPress ... :O
    Ituloh makanya buka donk WordPress ane !!! biar terus dapetin UP-DET.an Gw !!!!
    Gman sih ???
    Pelit !!!
    Cuman ngetik kometar aja susah amet ! *Maksa amet* ???!!!

    Iya...AUTHOR tau kalo jelek ff nya ...tapi diberi saran atau masukan dikit bisa nggak sih ? Readers pelit !!! awas loe !

    BalasHapus
  2. Wakakakak Omona Thor... XD !!!
    Ngkk bcnya deh !
    pas Panny ny debat sm Kepseknya.... >o<
    emang kmu Cute Queen kalo bikin ff nya :D soalnya jln cerita a slalu bkn aku ketawa ajha !
    Sip Thor ! tuh ff yang aku hrp kan dr yg dulu :) soal a Panny klh dn Yul menang Thor !!! ak suka klo Panny a kalah XD coal a ak ga suka cma tuh ank !!! :) lnjut trs yah Thor...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha :D iyakah kamu sampe ngakak bacanya ? Aku tak yakin itu -_-
      makasih udh berkunjung ke blog ini :) walaupun kau comment dengan Annonymous tak ada identitas :)




      Hapus
  3. Bagus kok...
    yesung oppa nya kok jahat banget sih ???
    kasihan kaki Yuri eonni..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya juga sih -_-.Ih Yesung oppa ga boleh nakal donk ama Yul Eonn
      Yaudah makasih ya udeh berkunjung ke blog sederhana nan banyak typonya.

      Hapus

Chingu...
Di comment ya...