Rabu, 26 Desember 2012

Yuri fanfiction[Cahapter 4#Tamat]

Lanjutannya~~~~~>


    Hari ini adalah hari kelulusan Yuri di Universitasnya."Yoon, cantik nggak ?".

"Udah cantik kok, oh ya..ini Siwon oppa menitipkan kalung ini pada ku, katanya eonni harus memakainya saat hari kelulusan eonni ini !".YoonA membawa kalung cantik dari Siwon."Wow..cantik banget..Aku suka ini..mana cepat Yoon..Berikan pada ku !".

    Yuri merebut kalunng itu dari tangan YoonA adiknya itu."Sini eonni, kupakaikan saja..".YoonA kembali merebut kalung itu dari tangan kakaknya."Ah..Yoon, eonni baru lihat liontinnya saja !".Kata Yuri cemberut."Eh..eonni..kalung itu dipakai, bukan dilihat saja..Ayo berbalik..!".YoonA membalikkan badan kakaknya dan memakaikan kalung dari Siwon."Tuh..Cantikkan eonni..lihat !".

    "Waah..makasih ya Yoon..".Yuri berlari keluar kamarnya dan melihat Ibu dan Ayahnya."Wah..anak Ibu cantik sekali..!".Ucap Ibunya yang memeluk Yuri."Ayo kita berangkat..Yul, YoonA, eomma..".Kata ayahnya  Yuri dan YoonA.

    ~Mereka Berempat sudah sampai di Gedung Universitas~

    "Woooow...Eonni, besar banget Universitasnya, hmm... kira-kira WC nya ada berapa yaa ?...".YoonA lagi-lagi berkhayal(OMG...kenapa artis gini ngitung WC di Universitas ya#LOL)."Udah Yoon...jangan berkhayal lagi..".Kata Yuri sambil merusak tatanan rambutnya."Haduuh... kenapa musti rambutku yang diberantakan oleh semua orang sihh...!!!".YoonA sangat jengkel kepada eonninya itu."Mianhae Yoon".

   Kedua orangtua mereka tertawa karena melihat kelakuan YoonA yang melucu dari tadi dengan kakaknya."Pasti eonni jadi juara pertama...".Kata YoonA yang ada disamping kakaknya itu.Ketiga orang tersayang Yuri duduk ditempat yang tela disediakan(eomma, appa, YoonA).Kemudian Yuri masuk ke ruang khusus mahasiswi Universitas itu.Saat Yuri akan masuk ruangan mahasisiwi, Yuri bertemu dengan Siwon.

    Siwon melihat kearah kalung yang ada di leher Yuri."Yul kau cantik sekali hari ini ?".Kata Siwon saat ada di depan Yuri.Wajah Yuri lagi-lagi memerah karena malu."Terimakasih, terimakasih,".Yuri menunduk malu, kemudian dia masuk kedalam ruang mahasisiwi."Hay Yul, apa kabar..".Jessica menyapa Yuri dengan riang."Ne, aku baik-baik saja Sica..Apa kau dan DongHae akan menikah setelah kelulusanmu di Universitas ini ?".Jessica sangat malu mengatakan ini pada Yuri."Em..ne, Yul.Tetapi mungkin Aku harus berkerja dulu, baru menikah dengan DongHae oppa..".Yuri mengangguk mengerti dan Jessica mengatakan bagaimana hubungan Yuri dengan Siwon."Yul, bagaimana hubungan mu dengan Siwon ?".Yuri menjawabnya juga dengan malu seperti Jessica tadi."Hubunganku dengen Siwon oppa sekarang sangat baik, baik, sekali..Aku sangat menyukainya dari dulu..Aku tidak percaya kalau Siwon oppa akan kembali ke sisiku lagi..".Jessica dan Yuri kemudian tertawa bersama.

    Jantung Yuri berdebar kencang bahwa Siwon yang mendapatkan juara pertama mahasisiwa untuk Universitasnya ini.Kemudian pengumuman Mahasisiwi yang menjadi juara pertamanya kali ini akan segera di umumkan.Orangtua Yuri sangat tegang sekali, Ibunya Yuri berdo'a kepada yang atas.Ayahnya Yuri sangat serius mendengar pengumumannya, dan YoonA adiknya Yuri juga sangat tegang seperti yang lain"Eonni..Semangat pasti Kau juara pertama...Eonni..eonni..!".YoonA mengucapkan kata-kata itu terus berulang-ulang.

   Begitu dengan mahasisiwi yang lain, termasuk Yuri.Akhirnya pengumumannya telah disampaikan.Bahwa yang menjadi juara pertama mahasisiwi Universitas ini adalah Kwon Yuri.Jessica mendorong Yuri ke atas panggung.Meski Jessica tak mendapat Juara pertama untuk mahasisiwi di sini, tetapi Dia terus semangat."Ayo Yul, cepat naiklah..Ayo..!".Yuri kemudian naik panggung dan di sebelahny juga ada Siwon.Siwon beebisik pada Yuri"Kau akan jadi perawat kan ?".Yuri kemudian tersenyum ke arah Siwon.

   ~Acara Selesai~

    "Anakku Ibu bangga sekali dengan mu...Ayo kita berfoto bersama".Kata Ibunya Yuri dan kemudian Ayah, Ibu, YoonA, dab Yuri berfoto bersama.DongHae bertemu ayahnya, ayahnya sungguh kecewa sekali kepada DongHae."Kukira Kau akan mewarisi perusahaanku, omong kosong !".DongHae sangat sedih dan Dia berlari memeluk kaki ayahnya."Maaf appa, Saya tidak bisa membahagiakan appa, maafkan DongHae appa..".Jessica melihat itu."Tuan maafkan DongHae, Dia sudah berusaha mencapai cita-citanya yaitu menjadi pewarisperusahaan Anda, tolong maafkan Dia..".Awalnya ayahnya DongHae tak menghiraukan omongan mereka berdua, tetapi lama-kelamaan ayahnya DongHae merasa iba kepada DongHae."Yasudah..Appa akan memaafkanmu, tetapi Kamu tidak boleh menikah sebelum perusahaan appa Sukses dulu...!".DongHae tersenyum dan memeluk ayahnya."Terimakasih appa, terimakasih, terimakasih, terimakasih appa, terimakasih...".DongHae terus mengucapakan kata-kata itu kepada ayahnya.Jessica yang melihat mereka ikut tersenyum.

    "Hari ini adalah libur oppa..apakah tidak kemana-mana ?".Kata Yuri yang saat itu sedang menelpon Siwon

    "Ne, tunggu aku, sebentar lagi aku akan ke rumahmu". Yuri sangat terkejut, kalau Siwon akan kerumahnya.Yuri cepat-cepat mandi dan berganti baju.Ayah Yuri sedang ada di rumah.Saat itu Siwon datang kerumah Yuri."Siwon-ah apa kamu mau menjemput anakku ?".Kata ayah Yuri.Siwon menyapa ayah Yuri."Apa kabar tuan Kwon, saya akan pergi dengan anak Anda".Siwon mengatakan

    "Apa kamu sangat mencintainya ?Kalau iya, segera lamarlah Dia, Yul sangat menunggu mu dari dulu !".Kata ayah Yuri dengan wajah tersenyum.Siwon sangat keget sekali, Dia hanya berkata pada ayah Yuri bahwa, "Saya memang sangat menyukainya, tetapi saya juga ingin berkerja terlebih dahulu sebelum saya menikah nanti.". Ayah Yuri tersenyum gembira atas jawaban Siwon itu."Wah..Kau memang anak yang bertanggung jawab..".Yuri saat itu sedang berada di dalam ruang tamu, Dia tak sengaja mendengar perbincangan mereka berdua,"Apa ?".

   Yuri kemudian muncul di depan mereka berdua."Apa ?Mau melamarku ?".

    "Ayo cepat Yul, Siwon-ah sudah menunggu dari tadi !".Kata ayah Yuri dengan pelan, untuk tidak diketahui       suaranya oleh Siwon.Ayahnya sangat senang melihat mereka berdua bergandengan tangan keluar rumah.Ibu Yuri melihat Siwon dan Yuri keluar rumah."Apa yang sedang mereka lakukan ?".

    Ayah Yuri menjawab "Mereka hanya pergi jalan-jalan  !Sudah cepatlah, YoonA menunggumu memasak !".

   Siwon dn Yuri mengunjungi tempat sama seperti dulu(Padang Rumput yang hijau #Kalau nggak ingt itu namanya pikun wkwkwwk... #Plakk jangan di dengarin authornya ya ).

   "Wahh segarnya udara di sini !".Kata Yuri sambil berlari menyusuri padang rumput yang hijau itu.Siwon hanya tersenyum melihat Yuri yang berlari disana."Yul..Yul..kemarilah".Siwon berteriak keras memanggil Yuri."Apa oppa ?".Yuri menghampiri Siwon yang tengah duduk di rerumputan yang hijau.Ternyata Siwon mengambil ulat yang ada di samping kiri nya dan melemparkan nya kearah Yuri yang berada di samping kanannya itu."OPPA...SUDAH KUBILANG AKU TAKUT ULAT...!!!HIII".Yuri terus berteriak keras.

   Siwon melihat Yuri yang berlari menjauh darinya gara-gara ulat yang di pegangnya."Yul..kutangkap kau..hee jangan pergi dulu..Yul..Yul !".Siwon langsung mengejar Yuri.

   "Sudah..sudah capek..oppa !".Kata Yuri yang terduduk sekarang."Ne Yul, ayo berdiri lah !Ayo kembali ke mobil !".Yuri menolak kata yang diucapkan Siwon tadi."Ani, oppa..aku mau disini dulu !".Yuri menarik Siwon untuk duduk di sampingnya."Oppa..kau tinggi juga ya !".Siwon tertawa karena perkataan Yuri tadi."Tentu saja, laki-laki harus lebih tinggi dari perempuan !"

   "Lalu, itu temanku, Sooyoung..Kenapa dia lebih tinggi dari temanmu EunHyuk ?".Siwon malah tertawa keras mendengar Yuri berkata yang ini."Malah tertawa..jangan tertawa..jangan tertawa..".Yuri mengguncang-ngguncang tubuh Siwon supaya berhenti tertawa."Ya..Sooyoung memang cepat tumbuh tinggi, karena mungkin dia lebih sering olahraga, daripada EunHjuk..!".

   "Tapi, aku juga sering olahraga.Seperti :Berenang, Yoga, lompat tali..."Yuri menyebutkan semua olahraganya yang sering dilakukan olehnya.Siwon hanya tersenyum dan menyenderkan kepalanya pada bahu Yuri."Yul..aku bahagia bersamamu,sangat..sangat bahagia..!".Yuri tersenyum dan berkata pada Siwon yang masih menyenderkan kepalnya pada bahu Yuri."Iya oppa, aku juga sangat bahagia bersamamu..sangat..sangat bahagia.. !Terimakasih oppa, terimakasih, kau seperti bunga matahari yang menyinari mimpiku yang gelap.Aku bersyukur kau telah ada disisiku lagi..!".Yuri menangis.

    "Kenapa kau menangis ?".Siwon melihat Yuri yang menagis di sampingnya."Tidak oppa, aku hanya terharu, karena kau kembali disisiku lagi..".Siwon juga mengatakan terimakasih pada Yuri."Yul..terimakasih..aku sangat menyayangimu..sangat sayang sekali.. !".Yuri yang awalnya menangis terharu, sekarang Dia tersenyum gembira "Aku juga sayang sekali pada mu..!".Yuri memeluk erat Siwon.



~END~

Jelek ya FF nya ?

FF ini berjudul "Terimakasih", karena banyak kata-kata "Terimakasih" pada chapter terakhirnya.Yah, udah dibilang..jelek FFnya, karena aku masih tahap"PEMULA".Aku masih kelas 8 SMP.Aku masih kalah dengan temanku kalo' buat Cerpen.Tapi, aku akan berusaha, supaya aku bisa jadi pengarang Cerpen atau FF.Do'ain aku yaa... ! Oke ;")

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Chingu...don't be silent readers ne...
Kalau chingu tidak suka dengan ff diatas, mianhe, ne... dan jangan lupa meninggalkan beberapa kalimat untuk berkomentar di blog ini ^^
Gamshamnida...