Senin, 17 Desember 2012

Yuri fanfiction [Chapter 2]


Lanjutan dari yang kemarin-~-~-~>>>


     Jessica dan DongHae dulu adalah teman dekat di SMA kelas X1.Jessica juga dari dulu suka dengan DongHae.Yuri merasa ingin keluar rumah untuk menyegarkan fikirannya, karena terlalu banyak memikirkan masalahnya saat ini."Udara di luar lumayan dingin ternyata....Ah ya aku ingin belanja di Super Market dulu ahh...". Yuri merasa ingin berbelanja di Super Market terdekat dari rumahnya itu.

~Tiba-tiba HP YoonA berbunyi saat dia sedang tidur itu."Woahh....Siapa sih yang nelpon malem-malem gini sih...Ganggu tidur aja. enak-enak ngimpiin aku punya rumah besar seperti Siwon oppa dan disitu ada banyak WC nya huh... !!!", YoonA menggerutu dengan bunyi HP nya itu dan segera dia mengangkat panggilan dari HP nya itu."Hallo Yoon...eonni keluar ke Super Market dulu ya, eonni bosan di rumah.Apalagi eonni saat ini enggak bisa tidur by YoonA...".

~Tut-tut-tut~

    "Eonni ini !, yaudah gak usah dipikirin, aku mau mimpi punya rumah seperti Siwon oppa dulu".YoonA langsung ambruk di kasurnya.(sampe ngiler-ngiler #pllaakk.Author ngawur masa YoonA eonni ini ngileran kalo' tidur haha).

     Yuri sudah selesai membeli belanjaanya.Dia berjalan malam-malam sendirian.Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang tengah menghadang di depan Yuri.Yuri sangat ketakutan sekali.Dia mencoba berteriak keras tetapi tangan seorang laki-laki itu mendekap mulutnya.

     Siwon saat ini sedang kebingungan sekali.Dia mencoba melupakan ingatannya saat ada di sisi Yuri.Sampai sekarang Siwon tidak bisa melupakan kejadian nya saat sedang bersama Yuri.

~"Flash Back"~

    "Oppa, aku takut ulat...cepat singkirkan hewan menjijikkan itu...Aaaaa...".Itulah kata yang diucapkan Yuri ketika Dia ditakut-takuti Siwon oleh ulat

Siwon POV

    Yuri sangat ketakutan sekali ketika aku mengambil ulat yang ada di daun itu dan melemparkannya ke arahnya.Bagaimanapun dia adalah Pcr ku jadi tidak mungkin aku membuatnya menangis hanya gara-gara ulat saja.

Siwon POV end

    Yuri dan Siwon tengah duduk diantara padang rumput yang hijau.Siwon tertawa karena mendengar celotehan  dan nyanyian Yuri yang  sangat lucu itu."Oppa oppa bagaimana kalau oppa yang nyanyi aja, capek...".Kata Yuri dengan riang.

    "Oppa tidak bisa menyanyi.Hanya bisa belajar saja.Kau kan yang menyuruhku untuk menjadi Dokter hah !".Siwon menolak kata-kata Yuri tadi."Oh iya...oppa belajar saja supaya jadi dokter yang bisa mengobati orang sakit.Dan aku jadi perawat yang setia membantu Dokter Siwon menangani pasiennya oke !".Yuri mengacungkan jempolnya kearah Siwon.Siwon lalu membalas perkataan Yuri tadi "Oke Yul...".Mereka sangat bahagia sekali saat itu.

~"Flash Back end"~

    Siwon sangat merindukan wajah dan nyanyian Yuri.Dia suka menyanyi dan bercerita dihadapannya.Siwon   sekarang sedang jalan-jalan untuk menyegarkan pikirannya."Huh...udara di luar lumayan dingin".

    "TOLOONG....TOLOONG....".Tiba-tiba Siwon mendengar suara yeoja berteriak minta tolong."Sepertinya ini suara...Apa Yuri-ah...Yuri...kau dimana?".Siwon berteriak memanggil nama Yuri.Dia melihat kalau Tubuh Yuri sedang di ikat pada salah satu tiang rumah kosong."Cepat serahkan semua uang mu itu !.Kalau tidak lehermu itu akan aku tusuk dengan ini".Perampok itu mengancam Yuri dan menodongkan pisau kecil tajam yang ada di tangannya itu.

    Siwon yang melihat Yuri yang sedang ditodong oleh prampok itu merasa bimbang.Satu pikirannya mencegah untuk menolong Yuri karena merasa Yuri lah yang menghianatinya, tetapi salah satu pikirannya lagi ingin menolong Yuri karena Siwon merasa masih sangat menyayangi Yuri, dan Siwon tidak ingin melihat Yuri mati ditangan perampok itu.Siwon memutuskan untuk pergi dari tempat itu.

    Saat Siwon terbayang oleh pikiran-pikiran ang tidak enak yang dialami Yuri sekarang ini, Diapun berlari sangat cepat menuju Rumah Kosong itu lagi untuk menolong Yuri yang sedang dirampok itu.

    "TOLONG JANGAN RAMPOK SAYA.SAYA TIDAK ADA SALAH APAPUN SAMA TUAN INI".Yuri terus memohon kepada rampok itu(OMG masa' artis terkenal gini memohon sama orang kere ya #pllaakk ngawur lagi authornya ).Rampok itu terus membentak Yuri dengan keras "HEEI CEPAT MANA UANG MU ITU.AYO CEPAT".Tiba-tiba rampok itu hendak menusuk leher Yuri deng pisau yang ada ditangannya itu, tetapi tangan Siwon sudah menarik tangan rampok itu dengan cepat."Oppa...???".Yuri melongo melihat Siwon menghajar rampok itu.Rampok itu sekarang sudah pingsan karena telah dihajar oleh Siwon.

    Segera Siwon melepaskan tali yang mengikat tubuh Yuri itu."Oppa...".Yuri memeluk Siwon erat.Dia menangis, karena Dia terharu oleh Siwon yang sudah menyelamatkannya."Yuri-ah...kamu tidak apa-apa kan?".Yuri mengangguk. "Syukurlah, kalau begitu segeralah kau pulang!".Siwon tetap bersikap dingin pada Yuri."Emm..iya.baiklah".Tiba-tiba saat Yuri mencoba berdiri, Dia terjatuh kembali."Aww...".

    Siwon pun terpaksa menggendongnya.Yuri tersenyum saat Siwon menggendongnya."Yul, apa kamu masih suka aku ?".

Deg...Yuri sangat kaget karena Siwon mengucapkan kata-kata itu tadi.Siwon mengatakan itu sekali lagi."Yul, kamu masih suka aku kan ?".Yuri menjawab dengan gugup."E..e..i..Yaa...oppa".Wajah Yuri bersemu merah, karena menahan malu.

   Siwon sangat senang hatinya.Dan senyumnya yang redup kembali terang menyinari malam yang sunyi ini(xixi emang Siwon oppa kaya' lampu jalanan ha ha...#Tuh lihat authornya mesti ngawur kalo' ngomongnya").

~"Mereka berdua sudah sampai dirumah Yuri"~

   "Wah sudah pada sepi rumah ini !".Siwon melihat rumah Yuri yang tengah ditinggal semua yang ada didalamnya tidur.

   "Iya oppa".Yuri didudukkan Siwon di sofa rumahnya."Yul apa kakimu masih sakit ?".Yuri menjawab"Tidak, tadi maaf merepotkan mu".

    Mereka berdua sekarang terlihat sangat akrab.Siwon sekarang merasa bahagia seperti saat mereka dulu ada di tengah padang rumput yang luas (masih inget kan ? #kalo' nggak inget itu namanya pikun #Pllaakk...ngawur terus nih authornya.Beri comment pada authornya kalo' kamu nggak pikun oke !).

    ~Di dalam kamar YoonA~

    "Eonni, kok rame banget sih ?"YoonA sambil melangkahkan kakinya menuju ruang tamunya.Mata YoonA yang merem menjadi terbelalak kaget."Siwon oppa ???.Kenapa kamu ada di sini ?".YoonA mengucek-ngucek matanya seperti tidak percaya kalau Siwon mendatangi eonninya di rumahnya ini.

    "Lah, YoonA mianhae, eonni nggak bermaksud mengganggumu tidur.Mianhae ya".Siwon juga ikut minta maaf pada YoonA "Ya YoonA mianhae kami tidak bermaksud mengganggumu tidur.Silahkan kamu tidur kembali lagi.".Tetapi YoonA malah menghampiri mereka berdua yang sedang ngobrol."Eonni...Oppa.,...YoonA pasti mendukung kalian untuk pacaran lagiii ".Wajah Yuri dan Siwon sekarang memerah karena mereka sama-sama malu atas omongan YoonA.Siwon kemudian pamit pulang pada sang pemilik rumah ini."Yul, Yoon, aku pulang dulu.Tidak baik kalu seoranmg namja malam-malam begini datang kerumah yeoja.gamsahabnida Yul".Yuri menjawab "dong-il geulae Oppa".


    YoonA kemudian bertyanya pada eonninya."Eonni apakah Siwon oppa tidak marah sama eonni ?".
"Kenapa harus marah, Dia adalah orang tersayangku dan Dia juga masih sayang aku, jadim dia nggak mungkin marah sama eonni,yeodongsaeng cepat tidur sana". Yuri mendorong adiknya kedalam kamar.

    Kemudian Yuri masuk kamarnya sendiri.


Yuri merasakan bahwa hari ini sangat menyenangkan sekali, banyak hal-hal yang tak terduga yang Dia rasakan saat ini.Dan begitu juga dengan Siwon, dia sangat senag hari ini, Dan dia tidak semurung pada hari pertunangan DongHae dan Yuri dulu.

2 komentar:

  1. Lucu banget, aku suka pada saat YoonA yang mengimpikan rumah Siwon yyang banyak WCnya dan pada saat Yuri yang di takuttin oleh Siwo ulat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha...iya makasih atas tanggapannya tentang FF ini ya !

      Hapus

Chingu...don't be silent readers ne...
Kalau chingu tidak suka dengan ff diatas, mianhe, ne... dan jangan lupa meninggalkan beberapa kalimat untuk berkomentar di blog ini ^^
Gamshamnida...